Katarak Pada Bayi dan Anak

Walau lebih dikenal sebagai penyakit degeneratif dan lebih banyak menyerang di saat usia lanjut, namun katarak juga dapat menyerang anak karena berbagai sebab. Bayi yang lahir prematur, kelainan kongenital, ibu dan bayi terkena rubella atau toksoplasma akan memperbesar kemungkinan bayi yang lahir memiliki gejala katarak.

Pada masa kanak2 katarak juga dapat terjadi. Biasanya trauma pada bola mata yang cukup keras membuat lensa mata perlahan menjadi keruh/putih. Selain itu juga dapat ditemukan pada kondisi2 tertentu seperti penyakit infeksi didalam bola mata, minus tinggi, lepasnya saraf mata ( retina) ataupun tumor didalam bola mata. Tanda dan gejala katarak pada anak dapat dideteksi sejak dini. Hal yang mungkin terlihat adalah jika mata anak terlihat seperti ada keputihan di pupil atau anak2an mata, bola mata tampak tidak seimbang atau anak mudah silau saat terkena sinar matahari. Jika ditemukan salah satu gejala diatas, segera konsultasi dengan dokter mata sedini mungkin untuk mencegah kerusakan mata lebih lanjut atau kebutaan.

Katarak pada bayi dan anak-anak, juga dewasa ditatalaksana dengan cara operasi. Tujuan dari operasi ini adalah untuk mengangkat lensa mata yang keruh dan membuat jalur penglihatan mata agar melihat lebih jelas dan jernih.

“Pada pasien anak, prosedur operasi katarak menjadi lebih komplek dibandingkan pasien dewasa/lanjut usia. Sehubungan dengan usianya maka prosedur operasi akan dilakukan dengan anastesi umum untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan operasi,” kata Dr. Ni Retno Setyoningrum, SpM(K), MMedEdu, subspesialis Oftalmologi Pedriatik dan Strabismus. “Pasien juga harus menjalani pemeriksaan pra-operasi terlebih dahulu, yang meliputi kondisi awal sebelum operasi, perlu tidaknya ditanam lensa intraokular sampai dengan pemeriksaan kondisi keseluruhan pasien agar benar-benar siap menjalani operasi katarak.”

Setelah operasi, pasien anak perlu melakukan terapi amblyopia. Terapi ini untuk membiasakan pasien anak dengan kondisi mata yang baru dan merangsang perkembangan penglihatan agar mencapai optimal. Tentu dukungan dan perhatian dari orang-orang terdekat anak juga akan membantu banyak proses penyembuhan. Konsultasikan dengan dokter mata di JEC mengenai proses terapi yang paling cocok untuk kondisi mata anak anda.

Want to know more information about JEC?

Be the first to know about JEC by subscribe to our newsletter.