Mohon Tunggu ..
Layanan Kami

Ambliopia

Share

7,507 views

Ambliopia

Ambliopia atau mata malas adalah suatu kondisi dimana penglihatan anak tidak jelas atau kurang fokus karena adanya gangguan pada perkembangan fungsi penglihatan pada masa pertumbuhan anak. Kondisi ini tidak memiliki gejala yang terlihat dan biasanya anak tidak akan menceritakan kondisi matanya.

Ambliopia merupakan penyebab terbesar penurunan ketajaman penglihatan pada anak, sekitar 1-5% dari seluruh populasi mengalami ambliopia. Jika tidak terdeteksi dan diobati dini, ketajaman visual yang kurang dapat menjadi permanen.

Penyebab Ambliopia

Biasanya pertumbuhan bagian otak yang mengolah ketajaman penglihatan akan lengkap sebelum anak mencapai usia 4 tahun. Jika bagian korteks visual otak tidak menerima gambaran yang jelas selama proses tersebut maka akan menyebabkan korteks dan mata mengalami kesulitan untuk meningkatkan ketajaman penglihatan. Masalah akan menjadi lebih sulit untuk dibantu setelah proses pertumbuhan selesai.

Beberapa gangguan mata yang dapat menyebabkan ambliopia atau mata malas adalah sebagai berikut.

  • Gangguan refraksi (hiperopia, miopia, & astigmatisme) yang tidak pernah dikoreksi sebelumnya. Gangguan ini dapat dideteksi jika melihat anak sering menyipitkan mata atau saat melihat suatu objek, atau perlu mendekat ke layar saat menonton televisi.
  • Perbedaan yang signifikan antara mata kiri dan kanan dari ukuran minus, plus atau silinder. misalnya mata kiri mendapat minus 2 sedangkan mata kanan mendapat minus 6, sehingga otak akan kesulitan menggabungkan 2 citra yang dikirim dari mata.
  • Gangguan juling atau gerakan mata seperti nystagmus lain, kelumpuhan saraf, sindrom gangguan gerakan mata dan lain-lain
  • Hambatan masuknya cahaya ke dalam mata (ptosis saat lahir, katarak kongenital, glaukoma kongenital, kekeruhan kornea, trauma dan lain-lain)

Terapi Ambliopia

Untuk mengatasi ambliopia, jika ada kelainan refraksi, maka anak harus memakai kacamata sepanjang hari (kecuali saat tidur dan mandi). Selain kacamata, terapi tempel juga diperlukan pada mata yang dominan, dan terkadang juga akan diberikan obat tetes mata.

Terapi tempel diperlukan untuk melatih mata ambliopia lebih sering digunakan oleh korteks mata, sehingga ketajaman penglihatan akan meningkat. Terapi tempel biasanya dilakukan dengan menutup mata dominan selama beberapa jam setiap hari dan kontrol rutin oleh dokter spesialis mata setiap tiga bulan.

Keberhasilan terapi tergantung pada kepatuhan, tingkat keparahan ambliopia dan usia saat memulai terapi. Jika masalah terdeteksi sejak dini, terapi akan berhasil dan waktu terapi juga lebih singkat. Jika terdeteksi setelah 10 tahun, tingkat keberhasilannya akan lebih rendah.

Terapi ini mungkin memakan waktu beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun dan lebih efektif bila dimulai pada usia dini. Pada umumnya anak belum bisa mengeluhkan penglihatan kabur, oleh karena itu deteksi dini dengan pemeriksaan mata skrining harus dilakukan sedini mungkin ketika anak sudah mulai mengenal gambar, angka atau huruf terutama pada anak dengan riwayat kacamata pada mata. orang tua mereka.

Dokter spesialis mata di layanan pediatrik JEC akan dengan senang hati membantu menemukan penyebab ambliopia yang diderita agar dapat ditangani secara optimal dan meningkatkan kualitas hidup anak Anda.

Our Care Team

Head Of Service

Dr. Ni Retno Setyoningrum, SpM (K), MPd. Ked

Cataract , LASIK , Pediatric Ophthalmology And Strabismus
Dr. Ni Retno Setyoningrum, SpM (K), MPd. Ked
Dr. Ni Retno Setyoningrum, SpM (K), MPd. Ked
Cataract , LASIK , Pediatric Ophthalmology And Strabismus
Member of Services

Dr. Devina Nur Annisa, SpM(K)

Cataract , LASIK , Pediatric Ophthalmology And Strabismus
Dr. Devina Nur Annisa, SpM(K)
Dr. Devina Nur Annisa, SpM(K)
Cataract , LASIK , Pediatric Ophthalmology And Strabismus

Dr. Florence M. Manurung, SpM(K)

Cataract , LASIK , Pediatric Ophthalmology And Strabismus , Retinopathy of Prematurity
Dr. Florence M. Manurung, SpM(K)
Dr. Florence M. Manurung, SpM(K)
Cataract , LASIK , Pediatric Ophthalmology And Strabismus , Retinopathy of Prematurity

Dr. Gusti G. Suardana, SpM(K)

Cataract , LASIK , Pediatric Ophthalmology And Strabismus
Dr. Gusti G. Suardana, SpM(K)
Dr. Gusti G. Suardana, SpM(K)
Cataract , LASIK , Pediatric Ophthalmology And Strabismus

Dr. Paramastri Arintawati, SpM

Cataract , Pediatric Ophthalmology And Strabismus
Dr. Paramastri Arintawati, SpM
Dr. Paramastri Arintawati, SpM
Cataract , Pediatric Ophthalmology And Strabismus
icon-doctor