Apa Saja Gangguan Mata pada Penderita Sakit Ginjal? Simak!
Penyakit ginjal kronis tidak hanya memengaruhi fungsi penyaringan darah, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan mata dan penglihatan Anda. Lantas, apa saja gangguan mata pada penderita penyakit ginjal yang perlu diwaspadai?
Penyakit ginjal diketahui dapat memicu berbagai masalah mata, mulai dari mata kering hingga kerusakan retina. Kenali penyebab, gejala, dan jenis gangguannya dengan membaca penjelasan berikut.
Mengapa Gangguan Ginjal Dapat Memengaruhi Mata?
Penyakit ginjal kronis dapat memengaruhi kesehatan mata karena ginjal dan mata memiliki pembuluh darah kecil yang rentan rusak. Ketika fungsi ginjal menurun, perubahan pada tekanan darah, keseimbangan cairan, dan metabolisme tubuh dapat berdampak pada struktur mata.
Selain itu, penyakit ginjal kronis sering berkaitan dengan kondisi lain, seperti diabetes dan hipertensi, yang juga dapat merusak pembuluh darah retina. Akibatnya, penderita dapat mengalami berbagai gangguan penglihatan, mulai dari penglihatan kabur hingga kelainan retina.
Hubungan antara kesehatan ginjal dan mata juga didukung oleh studi "Ophthalmic Manifestations of Chronic Kidney Disease" yang diterbitkan dalam Journal of Contemporary Clinical Practice pada tahun 2025. Penelitian observasional terhadap 80 pasien penyakit ginjal kronis tersebut menemukan kelainan pada pemeriksaan fundus pada 51,2% peserta dan katarak pada 62,5% peserta.
Penelitian tersebut juga menemukan bahwa gangguan penglihatan cenderung semakin berat seiring memburuknya penyakit ginjal.
Temuan tersebut menegaskan pentingnya pemeriksaan mata secara berkala bagi penderita penyakit ginjal kronis. Deteksi dan penanganan dini dapat membantu mencegah kerusakan penglihatan permanen serta mendukung pemantauan kesehatan secara menyeluruh.
Baca juga: Mata Cekung pada Bayi: Tanda Dehidrasi yang Perlu Diwaspadai
Apa Saja Gangguan Mata yang Dapat Terjadi pada Penderita Penyakit Ginjal?
Penyakit ginjal kronis tidak hanya memengaruhi fungsi ginjal, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan mata dan kualitas penglihatan Anda.
Efek sakit ginjal pada mata beragam, mulai dari mata kering hingga kelainan pada retina dan saraf optik. Berikut beberapa gangguan mata yang perlu diwaspadai oleh penderita penyakit ginjal:
1. Mata Kering
Mata kering merupakan salah satu gangguan yang dapat dialami penderita penyakit ginjal kronis, terutama pada stadium lanjut atau pasien yang menjalani hemodialisis. Kondisi ini terjadi ketika produksi air mata berkurang atau lapisan air mata tidak mampu menjaga permukaan mata tetap lembap.
Penurunan fungsi ginjal dapat memengaruhi kelenjar air mata, sedangkan hemodialisis dapat mengurangi produksi air mata dan memicu peradangan pada permukaan mata.
Gejalanya meliputi mata terasa perih, panas, mengganjal seperti berpasir, atau mudah mengalami iritasi. Penanganan dapat mencakup penggunaan air mata buatan sesuai anjuran dokter mata.
2. Katarak
Katarak adalah kondisi ketika lensa mata menjadi keruh sehingga cahaya sulit mencapai retina secara optimal. Penderita penyakit ginjal kronis memiliki risiko mengalami katarak, terutama jika disertai diabetes atau penggunaan obat kortikosteroid dalam kondisi tertentu.
Gejalanya dapat berupa penglihatan yang tampak kabur, warna terlihat lebih pudar, sulit melihat pada malam hari, serta lebih sensitif terhadap cahaya (fotofobia). Katarak umumnya berkembang secara bertahap sehingga perubahan penglihatan mungkin tidak langsung disadari.
3. Glaukoma
Glaukoma merupakan kelompok penyakit mata yang merusak saraf optik, yaitu saraf yang mengirimkan informasi visual dari mata ke otak. Penderita penyakit ginjal kronis memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami glaukoma. Hubungan ini dapat berkaitan dengan faktor risiko yang sama, seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan pembuluh darah.
Glaukoma sudut terbuka sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Namun, seiring perkembangannya, penderita dapat mengalami penyempitan lapang pandang hingga kehilangan penglihatan secara permanen.
4. Retinopati
Retinopati adalah gangguan pada retina, yaitu jaringan peka cahaya di bagian belakang mata yang berperan penting dalam proses penglihatan. Pada penderita penyakit ginjal kronis, retinopati dapat berkaitan dengan hipertensi atau diabetes yang merusak pembuluh darah kecil di retina.
Kerusakan pembuluh darah dapat menyebabkan perdarahan, pembengkakan, atau penumpukan cairan pada retina. Pada tahap awal, retinopati mungkin tidak menimbulkan gejala. Namun, seiring perkembangan kondisi, Anda dapat mengalami penglihatan kabur, munculnya bintik gelap, hingga penurunan penglihatan yang serius.
5. Ablasio Retina
Ablasio retina adalah kondisi ketika retina terlepas dari jaringan di bawahnya sehingga dapat mengganggu fungsi penglihatan. Pada kasus yang jarang terjadi, penderita penyakit ginjal stadium akhir yang menjalani hemodialisis dapat mengalami ablasio retina eksudatif akibat perubahan permeabilitas pembuluh darah koroid. Perubahan ini menyebabkan cairan menumpuk di bawah retina.
Baca juga: Katarak Diabetik: Ciri-Ciri, Penyebab, dan Cara Mencegahnya
Apa Ciri-Ciri Gangguan Mata pada Penderita Sakit Ginjal?
Gangguan mata pada penderita penyakit ginjal dapat ditandai oleh perubahan penglihatan maupun kondisi permukaan mata. Berikut beberapa ciri yang perlu diwaspadai:
- Penglihatan kabur atau tampak berubah-ubah: Pandangan terlihat tidak jelas atau bergantian antara jelas dan kabur. Kondisi ini dapat berkaitan dengan katarak atau efek samping dari obat tertentu.
- Mata kering dan iritasi: Mata terasa perih, panas, mengganjal, atau tidak nyaman akibat berkurangnya produksi air mata.
- Mata merah: Bagian putih mata tampak kemerahan akibat iritasi, mata kering, penumpukan mineral, atau peradangan.
- Muncul bintik gelap atau kehilangan penglihatan: Terlihat bintik-bintik gelap yang melayang (floaters) atau penurunan kemampuan melihat akibat kemungkinan kerusakan pembuluh darah retina.
Apakah Gangguan Mata Bisa Menjadi Tanda Penyakit Ginjal?
Gangguan mata terkadang dapat berkaitan dengan penyakit ginjal, tetapi tidak selalu menjadi tanda awal dari kondisi tersebut. Beberapa masalah mata, seperti pembengkakan di sekitar mata, dapat terjadi akibat penumpukan cairan ketika fungsi ginjal menurun.
Selain itu, kerusakan pembuluh darah pada retina dapat berkaitan dengan penyakit ginjal kronis, terutama jika disertai diabetes atau hipertensi.
Namun, gejala seperti mata kering, mata merah, dan penglihatan kabur juga dapat disebabkan oleh kondisi lain. Oleh karena itu, gangguan mata saja tidak cukup untuk memastikan adanya penyakit ginjal.
Jika Anda mengalami keluhan mata yang menetap, terutama disertai pembengkakan pada kaki, perubahan jumlah urine, atau urine berbusa, segera konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Demikian penjelasan mengenai gangguan mata pada penderita penyakit ginjal, mulai dari jenis, gejala, hingga kaitannya dengan penurunan fungsi ginjal. Mengingat penyakit ginjal dapat meningkatkan risiko gangguan mata, pemeriksaan rutin sangat disarankan untuk mendeteksi kelainan sejak dini dan menjaga kualitas penglihatan Anda.
Untuk mendukung kesehatan mata, Anda dapat mengunjungi layanan Vitreoretina di JEC Eye Hospitals and Clinics. Sebagai rumah sakit mata yang didukung oleh dokter spesialis mata berpengalaman dan teknologi diagnostik canggih, JEC Eye Hospitals and Clinics siap membantu mendeteksi gangguan retina sejak dini agar penanganan dapat diberikan sesuai kondisi pasien.
Segera jadwalkan pemeriksaan dengan dokter spesialis mata dan cari dokter berpengalaman untuk mendapatkan evaluasi dan penanganan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Baca juga: Jangan Salah Pilih! Inilah Obat Penyakit Kuning yang Aman


ENG