Floaters pada Mata: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Oleh Tim Medis JEC

  26 Jan 2026

  382 Views

Share
floaters pada mata

Pernah melihat bayangan kecil melayang di depan mata saat menatap langit cerah? Kondisi ini kerap muncul tiba-tiba dan sering membuat fokus penglihatan terganggu. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ini sebenarnya bisa dialami oleh banyak orang.

Meskipun terlihat sepele, kondisi ini patut diperhatikan karena bisa menjadi tanda perubahan pada mata yang memerlukan pemeriksaan oleh dokter. Untuk memahami lebih lanjut mengenai penyebab, gejala, dan langkah pencegahannya, simak informasi lengkapnya dalam artikel ini.

Apa Itu Floaters pada Mata?

Floaters pada mata adalah bayangan kecil yang tampak mengambang di dalam bidang penglihatan, seperti titik, garis, benang, atau bentuk menyerupai jaring laba-laba.

Floaters muncul karena adanya partikel kecil di dalam cairan vitreous (gel bening) di bagian dalam mata yang menghalangi cahaya masuk ke retina.

Umumnya, floaters tidak mengganggu penglihatan. Namun, jika jumlahnya cukup banyak, floaters bisa tampak seperti bayangan yang dapat menutupi sebagian penglihatan Anda.

Apakah Floaters pada Mata Normal?

Dalam banyak kasus, floaters pada mata merupakan hal normal dan umum terjadi seiring proses penuaan. Seiring bertambahnya usia, cairan vitreous di dalam mata akan menyusut. Hal ini merupakan kondisi alami dan tidak selalu menandakan adanya gangguan kesehatan mata.

Meski begitu, penting untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin, terutama jika Anda mengalami floaters dalam jangka panjang. Floaters kronis biasanya tidak berbahaya, tetapi pemeriksaan rutin tetap dianjurkan untuk memastikan tidak ada masalah mata serius lainnya.

Namun, jika Anda pernah merasa floaters muncul secara tiba-tiba dan disertai kilatan cahaya, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter mata untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Penyebab Floaters Mata

Apa penyebab floaters pada mata? Floaters pada mata paling sering disebabkan oleh proses penuaan alami. Seiring bertambahnya usia, cairan vitreous di dalam mata mengalami perubahan dan membentuk partikel kecil yang tampak sebagai bayangan mengambang. 

Di samping itu, masih ada beberapa penyebab lain yang juga memicu kondisi ini terjadi, seperti:

  • Pendarahan di dalam mata, sering kali terkait dengan retinopati diabetik.
  • Peradangan pada mata bagian belakang. Umumnya, ini menjadi salah satu penyebab floaters mata di usia muda.
  • Robekan pada retina.
  • Tumor di dalam mata.

Faktor Risiko Floaters Mata

Floaters mata dapat dialami oleh siapa saja, tetapi risikonya akan meningkat pada kondisi tertentu. Berikut beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan munculnya floaters pada mata:

  • Usia bertambah, biasanya muncul pada orang berusia 50 tahun ke atas.
  • Memiliki riwayat pernah menjalani operasi mata, seperti katarak.
  • Pernah mengalami pendarahan di dalam mata.
  • Memiliki riwayat cedera atau trauma pada mata.
  • Penderita miopi (rabun jauh).

Baca juga: Memahami Macam-Macam Warna Mata dan Apa yang Membedakannya

Gejala Floaters Mata

Floaters mata ditandai dengan munculnya bayangan kecil yang tampak mengambang di dalam bidang penglihatan. Bentuk dan intensitasnya bisa berbeda pada setiap orang. Beberapa gejala floaters mata yang umum terjadi adalah sebagai berikut:

  • Terlihat titik hitam atau abu-abu berukuran kecil.
  • Muncul garis, benang, atau bentuk menyerupai cacing dan jaring laba-laba.
  • Titik-titik bergerak saat mata digerakkan dan sulit untuk Anda fokuskan.
  • Titik tersebut terlihat jelas saat dilihat di latar terang, seperti dinding putih polos.
  • Perlahan titik-titik tersebut menghilang dari bidang pandang, tetapi bisa muncul kembali.

Diagnosis Floaters Mata

Untuk menegakkan diagnosis floaters pada mata, dokter akan lebih dulu melakukan anamnesis dengan menanyakan gejala serta riwayat kesehatan medis Anda secara lengkap.

Setelah itu, dokter akan melakukan sejumlah pemeriksaan untuk menemukan kondisi yang menjadi faktor penyebab munculnya floaters. Adapun rangkaian pemeriksaan yang dilakukan meliputi:

  • Pemeriksaan mata secara menyeluruh.
  • Pemeriksaan mata lanjutan untuk memeriksa bagian belakang mata dengan lebih detail.

Pengobatan Floaters Mata

Sebagian besar floaters pada mata tidak memerlukan pengobatan karena biasanya tidak membahayakan penglihatan. Bila floaters disebabkan karena penyakit mata lainnya akan diberikan terapi sesuai penyakit yang mendasarinya. Namun, jika floaters mengganggu aktivitas sehari-hari, dokter spesialis mata akan mempertimbangkan dua opsi pengobatan berikut:

  • Laser vitreolysis: Prosedur yang menggunakan laser untuk mengubah kolagen dalam floaters menjadi gas yang membuat ukuran partikelnya mengecil atau hilang sepenuhnya.
  • Vitrektomi: Prosedur operasi yang mengangkat sebagian cairan vitreous beserta floaters, biasanya dilakukan pada kasus yang parah dan memerlukan pertimbangan risiko yang matang.

Dokter akan menilai tingkat keparahan floaters dan kondisi kesehatan mata secara menyeluruh sebelum menentukan metode pengobatan yang paling tepat.

Baca juga: Fungsi Lensa Mata: Peran Penting, Gangguan, dan Cara Menjaganya

Pencegahan Floaters Mata

Meskipun floaters pada mata seringkali merupakan kondisi alami seiring bertambahnya usia, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menguranginya maupun menekan faktor risikonya. Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan:

  • Lakukan pemeriksaan mata secara rutin.
  • Lindungi mata dari cedera atau trauma.
  • Kendalikan penyakit kronis seperti diabetes.
  • Konsumsi vitamin untuk mata, seperti vitamin A, C, dan E.

Demikian pembahasan mengenai floaters pada mata, mulai dari gejala, penyebab, faktor risiko, hingga pilihan penanganannya. Dengan memahami tanda-tanda yang muncul sejak awal, pemeriksaan dapat dilakukan lebih cepat untuk memastikan floaters tidak berkaitan dengan gangguan retina yang serius.

Pada beberapa kondisi, floaters pada mata masih dapat dikendalikan. Namun, floaters yang muncul akibat gangguan retina atau kondisi serius lainnya memerlukan penanganan medis yang tepat agar tidak berkembang menjadi masalah penglihatan jangka panjang.

Oleh karena itu, jika Anda mulai mengalami floaters yang semakin sering, muncul secara tiba-tiba, disertai kilatan cahaya, atau gangguan penglihatan lainnya, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter mata. Pemeriksaan menyeluruh diperlukan untuk mengetahui penyebab floaters dan menentukan langkah penanganan yang sesuai.

Sebagai rumah sakit khusus mata, JEC Eye Hospitals and Clinics menyediakan layanan Retina untuk pemeriksaan dan penanganan gangguan retina yang ditangani oleh tim dokter berpengalaman dengan dukungan teknologi diagnostik dan terapi terkini.

JEC Eye Hospitals and Clinics siap membantu menangani floaters pada mata secara aman, menyeluruh, dan sesuai kebutuhan, sekaligus mendampingi Anda menjaga kesehatan penglihatan agar tetap optimal.

Baca juga: Pahami Cara Kerja Mata dan Tips Menjaga Kesehatannya 

icon-doctor