Mata Terasa seperti Ada Pasir? Ini Penyebab dan Perawatannya>
Mata terasa seperti ada pasir adalah keluhan yang cukup sering dialami dan bisa membuat Anda tidak nyaman saat beraktivitas.
Sensasi ini biasanya digambarkan seperti ada benda asing di mata, padahal sebenarnya tidak ada apa pun. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari iritasi ringan hingga gangguan kesehatan mata yang lebih serius.
Selain rasa mengganjal, mata terasa seperti ada pasir juga sering disertai gejala lain seperti perih, kering, hingga kemerahan. Untuk mengatasinya secara tepat, kenali penyebab hingga pencegahannya di artikel ini.
Bagaimana Sensasi Mata Terasa seperti Ada Pasir?
Mata seperti ada pasir biasanya menimbulkan sensasi kasar, gatal, atau seperti tergores di permukaan mata. Tingkat ketidaknyamanan bisa berbeda-beda, mulai dari ringan hingga cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.
Beberapa gejala yang sering muncul bersamaan antara lain mata kering, rasa terbakar, berair, kemerahan, gatal, nyeri, hingga iritasi. Dalam beberapa kasus, mata terasa seperti ada pasir yang juga bisa membuat penglihatan terasa kurang nyaman.
Penyebab Mata Terasa seperti Ada Pasir
Kenapa mata terasa ada pasir? Mata terasa seperti ada pasir bisa dipicu oleh berbagai kondisi, baik yang ringan maupun yang memerlukan penanganan medis. Memahami penyebabnya akan membantu Anda menentukan langkah penanganan yang tepat. Berikut penjelasannya:
1. Dry Eye Syndrome
Disebut juga sindrom mata kering, ini adalah penyebab paling umum. Kondisi ini terjadi ketika produksi air mata tidak mencukupi atau kualitasnya buruk sehingga tidak mampu melumasi permukaan mata dengan baik. Akibatnya, mata terasa kering, perih, dan seperti berpasir. Faktor pemicunya bisa berupa penggunaan gadget terlalu lama, paparan AC, hingga perubahan hormon.
2. Abrasi Kornea
Ini adalah luka gores pada lapisan bening di bagian depan mata. Kondisi ini sering terjadi akibat gesekan dengan benda asing, seperti debu, kuku, atau lensa kontak. Selain sensasi seperti ada pasir, biasanya Anda juga akan merasakan nyeri tajam, mata berair, dan sensitif terhadap cahaya.
3. Blefaritis
Peradangan pada kelopak mata ini biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau gangguan kelenjar minyak di tepi kelopak. Blefaritis membuat mata terasa panas, gatal, lengket, dan seperti ada pasir. Pada beberapa kasus, muncul kerak di pangkal bulu mata.
Baca juga: Tidur Mata Terbuka, Aman atau Berisiko? Ini Fakta Lengkapnya
4. Konjungtivitis Alergi
Reaksi alergi mata terhadap debu, serbuk sari, atau bulu hewan dapat memicu pelepasan histamin yang menyebabkan mata merah, gatal, dan berair. Sensasi mata terasa seperti ada pasir juga sering muncul akibat iritasi tersebut.
5. Pinguekula dan Pterygium
Keduanya merupakan pertumbuhan jaringan pada bagian putih mata. Meski umumnya tidak berbahaya, kondisi ini dapat menyebabkan iritasi kronis dan sensasi mata mengganjal seperti ada pasir, terutama saat mata kering atau terpapar angin dan debu.
6. Sindrom Sjögren
Penyakit autoimun ini menyerang kelenjar penghasil cairan, termasuk air mata. Akibatnya, mata menjadi sangat kering dan terasa kasar. Gejala lain yang mungkin muncul adalah penglihatan kabur dan sensitivitas terhadap cahaya.
7. Photokeratitis
Paparan sinar ultraviolet dari matahari, pantulan air, atau alat tertentu dapat menyebabkan peradangan pada kornea. Kondisi ini membuat mata terasa seperti ada pasir, perih, dan sangat sensitif terhadap cahaya.
8. Meibomian Gland Dysfunction
Disebut juga gangguan kelenjar Meibom, kondisi ini terjadi saat kelenjar yang berfungsi menghasilkan minyak untuk menjaga agar air mata tidak cepat menguap. Jika tersumbat atau tidak berfungsi optimal, mata akan lebih cepat kering dan terasa mengganjal.
9. Infeksi Mata
Infeksi mata seperti konjungtivitis, keratitis bakteri, atau keratitis jamur dapat menyebabkan iritasi berat. Gejalanya meliputi mata merah, nyeri, keluar kotoran, dan mata terasa seperti ada pasir.
10. Stye (Hordeolum)
Disebut juga bintitan, infeksi pada kelenjar di kelopak mata ini menimbulkan benjolan kecil yang nyeri. Selain itu, mata juga bisa terasa tidak nyaman dan seperti ada benda asing.
11. Efek Samping Obat
Beberapa efek samping obat, seperti antihistamin, antidepresan, atau obat tekanan darah, dapat mengurangi produksi air mata. Hal ini membuat mata lebih kering dan terasa berpasir.
12. Penyakit Sistemik
Kondisi seperti diabetes, rheumatoid arthritis, dan lupus dapat memengaruhi kesehatan mata dan menyebabkan gejala mata kering.
13. Faktor Lingkungan dan Kebiasaan
Paparan asap, angin, polusi, dan kebiasaan menatap layar dalam waktu lama dapat mempercepat penguapan air mata. Hal ini membuat mata terasa lelah, kering, dan seperti berpasir.
14. Penuaan
Seiring bertambahnya usia, produksi air mata cenderung menurun. Inilah sebabnya keluhan mata terasa seperti ada pasir lebih sering dialami oleh orang berusia di atas 50 tahun.
Baca juga: Mata Bengkak Karena HP, Benarkah Demikian? Cek Faktanya!
Cara Mengatasi Mata seperti Ada Pasir
Penanganan mata terasa seperti ada pasir tergantung pada penyebabnya. Dengan mengatasi penyebab utama, gejala biasanya akan berkurang secara signifikan. Berikut beberapa cara mengatasi kondisi ini:
1. Perawatan Medis
Perawatan medis untuk mengatasi mata terasa seperti ada pasir dapat disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Beberapa pilihan penanganan yang umumnya direkomendasikan oleh dokter antara lain:
- Obat tetes mata (eye drops). Dokter dapat meresepkan berbagai jenis obat tetes mata untuk membantu mengatasi mata terasa seperti ada pasir. Fungsinya bisa untuk melembapkan mata, mengurangi peradangan, hingga merangsang produksi air mata.
- Eye inserts dan punctal plugs. Eye insert merupakan alat kecil ini mirip dengan air mata buatan untuk menjaga kelembapan mata. Bentuknya menyerupai butiran kecil transparan yang ditempatkan di antara bola mata dan kelopak bawah. Adapun punctal plugs adalah alat yang disisipkan pada saluran air mata untuk membantu menjaga kelembapan mata.
- Obat cholinergics. Jenis obat ini berfungsi meningkatkan produksi air mata sehingga efektif untuk mengatasi mata kering yang menyebabkan sensasi seperti berpasir. Tersedia dalam bentuk tablet, gel, atau tetes mata sesuai kebutuhan.
- Lensa kontak khusus. Bagi Anda yang menggunakan lensa kontak, dokter mungkin akan merekomendasikan jenis lensa tertentu yang dirancang untuk melindungi permukaan mata sekaligus menjaga kelembapan lebih lama.
- Tear duct closure. Prosedur penutupan saluran air mata ini bertujuan agar air mata tidak cepat mengalir keluar dari mata. Dokter biasanya menggunakan sumbat silikon kecil untuk menutup saluran air mata sehingga mata tetap terhidrasi.
- Terapi cahaya dan pijat kelopak mata. Terapi seperti intense pulsed light (IPL) yang dikombinasikan dengan pijat kelopak mata dapat membantu memperbaiki fungsi kelenjar minyak.
2. Perawatan Mandiri di Rumah
Selain perawatan medis, Anda juga dapat melakukan beberapa langkah sederhana di rumah untuk meredakan gejala mata terasa seperti ada pasir, seperti:
- Menggunakan obat tetes mata (artificial tears) secara rutin untuk menjaga kelembapan mata.
- Mengompres mata dengan air dingin untuk mengurangi gatal dan iritasi.
- Mengompres hangat untuk membantu membuka kelenjar minyak yang tersumbat.
- Mengonsumsi makanan kaya omega-3 untuk membantu mendukung kesehatan mata.
- Mengistirahatkan mata, terutama saat bekerja di depan layar, secara berkala.
- Menggunakan humidifier di ruangan juga dapat membantu menjaga kelembapan udara dan mengurangi gejala mata kering.
Cara Mencegah Mata Terasa seperti Ada Pasir
Mata terasa seperti ada pasir yang bisa membuat tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk membantu mencegahnya, Anda dapat melakukan beberapa langkah sederhana berikut ini:
- Hindari paparan angin langsung. Jangan terlalu sering mengarahkan wajah ke hair dryer, AC, atau kipas angin.
- Isitirahatkan mata. Saat menggunakan komputer atau membaca, beri jeda secara berkala. Tutup mata beberapa menit atau berkedip selama beberapa detik.
- Atur posisi layar komputer. Letakkan layar sedikit di bawah mata agar mata tidak terlalu terbuka lebar dan air mata tidak cepat menguap.
- Gunakan pelindung mata. Pakai kacamata pelindung atau kacamata hitam yang menutup samping untuk mengurangi paparan angin dan udara kering.
- Hindari asap rokok. Merokok atau berada di dekat asap rokok dapat memperparah mata kering.
- Gunakan obat tetes mata. Teteskan air mata buatan secara rutin sesuai petunjuk pada kemasan untuk menjaga kelembapan mata.
Kapan Perlu ke Dokter?
Segera periksakan diri ke dokter jika mata terasa seperti ada pasir disertai nyeri hebat, penglihatan menurun, atau sensasi tidak kunjung sembuh. Kondisi seperti luka pada kornea atau infeksi serius membutuhkan penanganan medis secepatnya.
Jika Anda merasa ada benda asing di mata, tetapi tidak bisa mengeluarkannya, sebaiknya jangan mencoba menggosok mata karena dapat memperparah kondisi. Pemeriksaan oleh dokter akan membantu memastikan penyebabnya.
Untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan menyeluruh, percayakan kesehatan mata Anda kepada JEC Eye Hospitals and Clinics. Sebagai rumah sakit spesialis mata berstandar internasional, JEC berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik untuk berbagai gangguan mata, termasuk keluhan mata terasa seperti ada pasir.
Layanan Infeksi Okular dan Imunologi di JEC menyediakan evaluasi dan manajemen penyakit mata seperti uveitis, inflamasi intraokular, skleritis, dan iritis.Tim dokter JEC menawarkan pilihan diagnostik dan pengobatan yang sangat khusus dan canggih untuk pasien dengan penyakit mata inflamasi.
Didukung oleh dokter spesialis berpengalaman, fasilitas lengkap, dan teknologi modern yang terus diperbarui, JEC Eye Hospitals and Clinics siap membantu Anda mendapatkan perawatan mata yang optimal demi menjaga kualitas penglihatan tetap baik.
Baca juga: Kenapa Mata Berair Terus? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya!


ENG