Mata Merah karena Softlens? Ini Penyebab dan Solusinya
Softlens menjadi pilihan praktis untuk membantu penglihatan sekaligus menunjang penampilan tanpa perlu memakai kacamata. Namun, penggunaan lensa kontak yang kurang tepat dapat menyebabkan mata terasa tidak nyaman dan bahkan membuat mata tampak kemerahan.
Lantas, apa penyebab mata merah karena softlens dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut untuk memahami penyebab, cara penanganan, serta langkah pencegahannya agar kesehatan mata Anda tetap terjaga.
Penyebab Mata Merah saat Menggunakan Softlens
Mata merah saat menggunakan softlens dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Kondisi ini perlu diperhatikan karena dapat menandakan iritasi atau infeksi yang memerlukan penanganan medis. Adapun beberapa penyebab mata merah karena softlens adalah sebagai berikut:
1. Memakai Softlens Terlalu Lama
Pemakaian softlens melebihi durasi yang dianjurkan dapat mengurangi suplai oksigen ke kornea, yaitu lapisan bening di bagian depan mata. Kondisi ini dapat menyebabkan mata terasa kering, tidak nyaman, dan tampak merah.
Selain itu, penggunaan softlens dalam waktu lama dapat mengganggu kestabilan lapisan air mata yang berfungsi menjaga kelembapan permukaan mata. Akibatnya, gesekan antara lensa kontak dan permukaan mata dapat meningkat sehingga memicu iritasi.
Risiko gangguan mata juga dapat meningkat jika Anda sering tidur menggunakan softlens yang tidak dirancang untuk pemakaian saat tidur. Oleh karena itu, pastikan Anda mengikuti durasi pemakaian yang dianjurkan dan melepas softlens sebelum tidur, kecuali jika dokter memberikan instruksi khusus.
2. Kebersihan dan Perawatan Softlens yang Buruk
Kebersihan softlens yang tidak terjaga dapat menyebabkan mata merah akibat iritasi atau infeksi. Hal ini dapat terjadi jika Anda memasang lensa dengan tangan yang kotor, menggunakan cairan pembersih yang tidak sesuai, atau menyimpan softlens dalam wadah yang kurang bersih.
Lensa kontak yang terkontaminasi dapat menjadi tempat menempelnya mikroorganisme, seperti bakteri dan jamur. Ketika lensa digunakan kembali, mikroorganisme tersebut dapat berpindah ke permukaan mata dan memicu infeksi.
Untuk menghindari hal tersebut, pastikan Anda telah mencuci dan mengeringkan tangan sebelum memasang atau melepas softlens. Bersihkan dan simpan lensa menggunakan cairan khusus sesuai petunjuk, serta bersihkan wadah penyimpanan secara rutin dan ganti sesuai anjuran produsen.
Selain itu, hindari membersihkan atau menyimpan softlens menggunakan air keran maupun air liur karena keduanya dapat mengandung mikroorganisme yang berbahaya bagi mata.
Baca juga: Mata Merah Akibat Main HP: Gejala dan Cara Mengatasinya
3. Alergi dan Penumpukan Deposit pada Lensa
Mata merah saat menggunakan softlens juga dapat disebabkan oleh reaksi alergi atau penumpukan deposit pada permukaan lensa. Sebagian orang memiliki sensitivitas terhadap bahan pengawet atau bahan kimia tertentu dalam cairan pembersih lensa kontak.
Selain itu, protein, lipid, dan kotoran dari air mata dapat menumpuk pada permukaan lensa seiring waktu. Deposit tersebut dapat mengganggu kenyamanan saat menggunakan softlens dan memicu iritasi pada permukaan mata.
Pada kondisi tertentu, penumpukan deposit ini juga dapat berkaitan dengan peradangan pada bagian dalam kelopak mata yang dikenal sebagai konjungtivitis papiler raksasa (giant papillary conjunctivitis).
Adapun gejala yang dapat muncul meliputi mata merah, gatal, berair, sensasi mengganjal, serta rasa tidak nyaman saat menggunakan lensa kontak.
4. Ukuran Tidak Pas atau Kerusakan Fisik Lensa
Ukuran softlens yang tidak sesuai dengan bentuk kornea dapat menyebabkan lensa bergerak berlebihan atau terasa terlalu ketat saat digunakan. Kondisi tersebut dapat menimbulkan gesekan, mengganggu kenyamanan, dan memicu iritasi yang ditandai dengan mata merah.
Selain ukuran, kondisi fisik lensa juga perlu diperhatikan. Softlens yang robek, tergores, atau memiliki tepi yang tidak rata dapat mengiritasi permukaan mata dan kornea Anda. Jika kerusakan tersebut menyebabkan luka pada kornea, risiko infeksi mata dapat meningkat.
Oleh karena itu, Anda sebaiknya menggunakan softlens dengan ukuran dan spesifikasi yang sesuai berdasarkan hasil pemeriksaan mata. Sebelum memasangnya, periksa kondisi lensa untuk memastikan tidak ada kerusakan. Jika softlens terasa mengganjal, menyebabkan nyeri, atau membuat mata merah, segera lepaskan dan jangan gunakan kembali lensa yang rusak.
5. Mata Kering
Mata kering merupakan salah satu penyebab mata merah saat menggunakan softlens. Kondisi ini terjadi ketika produksi air mata tidak mencukupi atau air mata menguap terlalu cepat sehingga permukaan mata tidak mendapatkan kelembapan yang optimal.
Penggunaan softlens dapat memperburuk keluhan mata kering karena lensa kontak berinteraksi dengan lapisan air mata. Akibatnya, mata dapat terasa perih, seperti berpasir, mudah lelah, dan tampak merah. Keluhan juga dapat bertambah ketika Anda terlalu lama menatap layar komputer atau berada di ruangan berpendingin udara.
6. Infeksi Kornea (Keratitis)
Infeksi kornea atau keratitis merupakan kondisi ketika kornea mengalami peradangan akibat infeksi. Bagi Anda pengguna softlens, kondisi ini dapat terjadi ketika lensa terkontaminasi mikroorganisme, digunakan terlalu lama, atau dirawat dengan cara yang tidak tepat.
Gejala keratitis dapat berupa mata merah, nyeri, sensitif terhadap cahaya, penglihatan kabur, mata berair, serta munculnya bercak putih pada kornea. Gejala tersebut dapat berkembang dengan cepat sehingga tidak boleh dianggap sebagai iritasi biasa akibat penggunaan softlens.
Salah satu faktor risikonya adalah penggunaan softlens saat tidur, berenang, atau mandi, serta membersihkan lensa dengan air yang tidak steril. Jenis infeksi ini perlu ditangani segera karena dapat merusak jaringan kornea dan mengganggu penglihatan Anda.
Baca juga: Inilah 5 Penyebab Mata Merah Sebelah, Apakah Tanda Penyakit Serius?
Cara Mengatasi Mata Merah karena Softlens
Mata merah akibat penggunaan softlens perlu ditangani sesuai penyebabnya agar kondisi mata tidak semakin memburuk. Berikut beberapa cara yang umum dilakukan untuk membantu meredakan keluhan dan menjaga kesehatan mata akibat penggunaan lensa kontak:
-
Lepaskan softlens sementara: Jika mata terlihat merah saat menggunakan softlens, segera lepaskan lensa kontak dan hindari pemakaian kembali sampai mata pulih. Langkah ini membantu mengurangi gesekan pada permukaan mata serta mencegah iritasi memburuk.
-
Gunakan obat tetes mata yang sesuai: Mata merah yang disertai rasa kering dapat berkaitan dengan berkurangnya kelembapan pada permukaan mata. Dalam kondisi tersebut, penggunaan obat tetes mata dapat membantu menjaga kelembapan dan meredakan ketidaknyamanan.
-
Periksa kondisi softlens dan kebersihannya: Sebelum menggunakan softlens kembali, periksa apakah lensa mata mengalami kerusakan, seperti robek atau tergores. Pastikan juga lensa dibersihkan dan disimpan menggunakan cairan khusus sesuai dengan petunjuk perawatan.
-
Periksakan mata jika muncul gejala berat: Mata merah pada pengguna softlens tidak selalu disebabkan oleh iritasi ringan. Kondisi ini juga dapat menandakan keratitis atau infeksi pada kornea yang memerlukan penanganan medis segera. Segera periksakan mata jika kemerahan disertai nyeri, sensitif terhadap cahaya, penglihatan kabur, atau muncul bercak putih pada kornea.
Demikian penjelasan mengenai penyebab dan cara mengatasi mata merah karena softlens. Menjaga kebersihan lensa kontak dan mengikuti aturan pemakaian merupakan langkah penting untuk melindungi kesehatan mata Anda.
Namun, jika mata merah tidak kunjung membaik atau disertai nyeri dan penglihatan kabur, segera lakukan pemeriksaan untuk mencegah kondisi semakin parah.
Anda dapat mengunjungi layanan Lensa Kontak di JEC Eye Hospitals and Clinics untuk mendapatkan penanganan awal akibat penggunaan softlens yang tidak tepat, termasuk pemeriksaan dan pengobatan infeksi yang terkait dengan lensa kontak.
Sebagai rumah sakit mata yang tepercaya, pelayanan di JEC Eye Hospitals and Clinics didukung oleh tenaga medis yang dapat membantu menentukan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda.
Untuk mengetahui penyebab mata merah setelah menggunakan lensa kontak, segera jadwalkan pemeriksaan dan cari dokter spesialis mata di JEC Eye Hospitals and Clinics.
Baca juga: Mengenal Berbagai Penyebab Mata Merah dan Pilihan Obat Alami untuk Mengatasinya
ENG