Ciri-Ciri Mata Kena Radiasi HP, Waspadai Dampaknya!>
Paparan radiasi pada handphone (HP) yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada mata. Ciri-ciri mata kena radiasi HP yang paling umum adalah mata kering dan mata merah.
Jika hal ini terus berlanjut, bisa menyebabkan masalah yang lebih serius, seperti kerusakan retina. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui ciri-ciri gangguan mata akibat radiasi HP agar dapat lebih waspada dan melakukan pencegahan sejak dini. Untuk informasi lebih lanjut, simak penjelasannya berikut ini.
Ciri-Ciri Mata Kena Radiasi HP
Paparan radiasi gelombang elektromagnetik dan intensitas cahaya dari layar HP dapat memicu serangkaian respons negatif pada organ penglihatan. Berikut adalah beberapa ciri atau dampak mata anak kena radiasi HP.
1. Mata Lelah (Eyestrain)
Melihat layar digital dalam waktu lama menyebabkan mata lelah karena sinar biru memiliki energi tinggi dan panjang gelombang pendek yang mudah menyebar (hamburan cahaya). Hal ini membuat mata sulit fokus dan memicu gejala berikut:
- Ketegangan atau tekanan pada mata (eye pressure).
- Sakit kepala.
- Penurunan kontras visual yang mengganggu ketajaman penglihatan.
2. Mata Kering
Studi dari Indian Journal of Clinical and Experimental Ophthalmology (2022) menunjukkan bahwa paparan radiasi HP berkontribusi secara signifikan terhadap penurunan nilai Tear Film Break-Up Time (TBUT), yakni uji klinis yang mengukur stabilitas lapisan air mata, serta pada Schirmer’s Test yang mengukur volume atau jumlah produksi air mata.
Artinya, lapisan air mata menjadi lebih cepat kering dan produksi air mata berkurang, yang berpotensi memicu gejala mata kering. Selain itu, mata kering juga bisa disebabkan oleh berkurangnya frekuensi kedipan mata saat fokus menatap layar HP sehingga lapisan air mata tidak terdistribusi secara merata.
3. Mata Merah
Radiasi elektromagnetik dari ponsel membawa efek termal (panas) mikro. Paparan panas yang konstan pada jarak dekat ini menyebabkan pelebaran pembuluh darah di area konjungtiva dan siliaris. Alhasil, mata tampak merah dan biasanya disertai dengan sensasi panas atau perih.
4. Mata Berair
Kondisi ini merupakan mekanisme pertahanan alami (reflex tearing). Ketika permukaan kornea terlalu kering dan mengalami iritasi atau peradangan mikro akibat paparan radiasi, kelenjar lakrimal akan distimulasi secara paksa untuk memproduksi air mata dalam jumlah banyak guna mengatasi iritasi tersebut.
Baca juga: Kenapa Mata Berair Terus? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya!
Dampak Jangka Panjang Radiasi HP pada Mata
Gejala-gejala di atas umumnya akan membaik setelah mata diistirahatkan dan penggunaan layar dikurangi. Namun, jika penggunaan HP dilakukan secara berlebihan dalam jangka panjang tanpa disertai kebiasaan menjaga kesehatan mata, paparan layar yang terus-menerus dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan pada mata.
Berikut beberapa dampak jangka panjang yang perlu diwaspadai.
1. Risiko Kerusakan Retina
Cahaya biru merupakan salah satu bentuk radiasi yang dipancarkan oleh layar ponsel. Sebagian dari cahaya ini dapat menembus kornea dan lensa hingga mencapai retina, yaitu lapisan mata yang berfungsi menangkap cahaya dan mengirimkan informasi visual ke otak.
Paparan cahaya biru dengan intensitas tinggi diketahui dapat memicu stres oksidatif, yaitu kondisi ketika terbentuk radikal bebas dalam jumlah berlebihan yang berpotensi merusak sel-sel retina. Kerusakan ini terjadi karena radikal bebas menyerang komponen penting di dalam sel sehingga mengganggu fungsi dan kelangsungan hidup sel retina.
Jika stres oksidatif berlangsung terus-menerus dalam jangka panjang, sel retina berpotensi mengalami kerusakan. Adapun dampak paling serius dari paparan cahaya biru yang terjadi secara terus-menerus dan terakumulasi selama bertahun-tahun adalah degenerasi makula.
Makula adalah titik pusat pada retina yang bertanggung jawab atas ketajaman penglihatan warna dan detail (seperti membaca atau mengenali wajah). Jika area ini rusak akibat akumulasi cahaya biru, kemampuan melihat lurus ke depan akan terganggu secara permanen.
2. Peningkatan Tekanan Intraokular
Menurut studi dalam Middle East African Journal of Ophthalmology (2020), paparan gelombang elektromagnetik dari HP yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan intraokular (IOP) atau tekanan di dalam bola mata secara signifikan, terutama pada individu yang sudah memiliki glaukoma.
Baca juga: Mata Bengkak Karena HP, Benarkah Demikian? Cek Faktanya!
Cara Mengobati Mata Kena Radiasi HP
Jika gejala yang ditimbulkan akibat paparan radiasi HP masih tergolong ringan, seperti mata kering atau mata merah, kondisi ini umumnya dapat diatasi dengan langkah perawatan sederhana di rumah, yakni:
- Menggunakan tetes air mata buatan (artificial tears).
- Istirahatkan mata dengan metode 20-20-20, yaitu setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik.
- Batasi durasi penggunaan HP.
-
Sesuaikan kecerahan layar agar tidak terlalu terang maupun terlalu gelap, atau gunakan mode eye saver/comfort shield/night mode agar lebih nyaman pada mata.
Demikian penjelasan mengenai ciri-ciri mata kena radiasi HP beserta dampak dan cara mengatasinya. Jika gejala tidak kunjung membaik atau semakin parah, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Selain itu, pemeriksaan mata secara rutin juga penting dilakukan untuk memantau kesehatan mata Anda maupun buah hati Anda, terutama jika sering terpapar layar digital. Untuk itu, Anda bisa mempertimbangkan layanan Pemeriksaan Mata di JEC Eye Hospitals and Clinics.
Melalui pemeriksaan mata yang komprehensif, dokter spesialis mata dapat mendeteksi potensi masalah sejak dini dan memberikan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda. Dengan begitu, kesehatan mata Anda dan keluarga dapat tetap terjaga dengan baik.
Baca juga: Mata Merah Akibat Main HP: Gejala dan Cara Mengatasinya


ENG