Mengenal Kanker Mata Melanoma dan Penyebab Utamanya

Ditinjau oleh Dr. Damara Andalia, SpM
Oleh Tim Medis JEC

  30 Jul 2026

  50 Views

Share
kanker mata melanoma

Gangguan pada mata tidak selalu menimbulkan keluhan yang terasa langsung. Beberapa penyakit justru berkembang secara perlahan tanpa disadari.

Kondisi tersebut dapat terjadi pada kanker mata melanoma, yang sering baru terdeteksi saat pemeriksaan mata. Simak penjelasan berikut untuk mengetahui penyebab, gejala, serta penanganannya secara lengkap.

Apa Itu Kanker Mata Melanoma?

Kanker mata melanoma adalah jenis kanker mata yang terjadi ketika sel penghasil pigmen (melanosit) di dalam mata tumbuh secara tidak terkendali. Melanosit merupakan sel yang menghasilkan melanin, yaitu pigmen yang memberi warna pada mata, kulit, dan rambut.

Meskipun tergolong langka, kanker mata melanoma merupakan jenis kanker primer mata yang paling sering ditemukan pada orang dewasa dengan usia rata-rata sekitar 61 tahun.

Penyakit ini dapat berkembang secara perlahan dan pada tahap awal sering kali tidak menimbulkan gejala sehingga banyak penderita baru menyadari kondisinya setelah menjalani pemeriksaan mata rutin atau ketika gangguan penglihatan mulai muncul.

Jenis-Jenis Kanker Mata Melanoma

Kanker mata melanoma dapat dibedakan berdasarkan lokasi munculnya sel kanker. Masing-masing jenis memiliki karakteristik, tingkat kejadian, serta penanganan yang berbeda. Berikut adalah tiga jenis kanker mata melanoma yang perlu diketahui:

1. Uveal Melanoma

Uveal melanoma merupakan jenis kanker mata melanoma yang paling sering terjadi pada orang dewasa. Kanker ini berkembang pada uvea, yaitu lapisan tengah mata yang terdiri dari iris, badan siliar, dan koroid. Di antara ketiga bagian tersebut, melanoma paling banyak ditemukan pada koroid karena koroid mengandung lebih banyak sel melanosit.

2. Conjunctival Melanoma

Conjunctival melanoma adalah melanoma yang berkembang pada konjungtiva. Jenis melanoma ini cenderung lebih mudah dikenali karena lesinya dapat terlihat dari luar.

Kanker mata melanoma ini biasanya tampak sebagai bercak atau benjolan berwarna cokelat hingga kehitaman pada permukaan mata yang dapat bertambah besar seiring waktu.

3. Eyelid Melanoma

Eyelid melanoma adalah melanoma yang berkembang pada kulit kelopak mata. Berbeda dengan uveal melanoma dan conjunctival melanoma yang berasal dari struktur mata, jenis melanoma ini termasuk melanoma kulit yang muncul di area kelopak mata.

Kanker mata melanoma ini umumnya ditandai dengan munculnya tahi lalat atau bercak berpigmen pada kelopak mata yang mengalami perubahan ukuran, bentuk, atau warna. Pada beberapa kasus, lesi juga dapat terasa gatal, mudah berdarah, atau membentuk luka yang sulit sembuh.

Baca juga: Tumor Kelopak Mata: Gejala, Penyebab, dan Cara Pengobatannya

Penyebab Kanker Mata Melanoma

Hingga saat ini, penyebab pasti kanker mata melanoma belum diketahui. Namun, para ahli menduga kondisi ini terjadi akibat perubahan (mutasi) gen tertentu seperti GNAQ, GNA11, dan BAP1 yang berperan dalam perkembangan sel kanker. Mutasi tersebut menyebabkan sel melanosit tumbuh dan membelah secara tidak terkendali hingga membentuk tumor.

Meski penyebab utamanya belum diketahui, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kanker mata melanoma, antara lain:

  • Orang dengan kulit cerah.
  • Lanjut usia, khususnya mereka yang berusia sekitar 60 tahun.
  • Seseorang yang memiliki mata berwarna biru, hijau, atau abu-abu.
  • Memiliki kelainan pigmen atau tahi lalat pada mata.
  • Memiliki riwayat kelainan genetik atau kondisi kulit tertentu.
  • Memiliki anggota keluarga yang pernah didiagnosis mela­noma sebelumnya.

Gejala Kanker Mata Melanoma

Kanker mata melanoma pada umumnya tidak menimbulkan gejala. Oleh karena itu, banyak kasus baru terdeteksi saat seseorang menjalani pemeriksaan mata rutin oleh dokter spesialis mata. Apabila mulai menimbulkan gejala, penderita dapat mengalami beberapa keluhan berikut:

  • Penglihatan kabur atau menurun.
  • Muncul floaters.
  • Nyeri pada mata.
  • Muncul bercak gelap pada iris atau bagian putih mata.
  • Perubahan bentuk atau ukuran pupil pada mata yang terkena.

Pada pemeriksaan mata, dokter dapat menemukan berbagai tanda yang mengarah pada kanker mata melanoma, seperti adanya tumor pada bagian belakang mata, pembengkakan retina, retina yang terlepas (ablasi retina), perdarahan di dalam bola mata, atau tumor yang mengenai pusat penglihatan sehingga mengganggu fungsi penglihatan.

Diagnosis Kanker Mata Melanoma

Diagnosis kanker mata melanoma akan diawali dengan anamnesis, yaitu wawancara medis mengenai keluhan yang Anda alami, kapan gejala mulai muncul, riwayat penyakit mata, riwayat kesehatan, serta riwayat melanoma atau kanker dalam keluarga.

Setelah anamnesis, dokter akan melakukan pemeriksaan mata secara menyeluruh untuk melihat adanya kelainan pada struktur mata

Apabila ditemukan tanda yang mengarah pada kanker mata melanoma, dokter dapat menyarankan beberapa pemeriksaan penunjang berikut untuk memastikan diagnosis dan menentukan penanganan yang tepat:

Baca juga: Mengenal Berbagai Penyebab Kanker Mata dan Faktor Risikonya

Risiko Komplikasi Kanker Mata Melanoma

Apabila tidak segera didiagnosis dan ditangani, kanker mata melanoma dapat terus berkembang dan menimbulkan berbagai komplikasi. Berikut beberapa komplikasi yang dapat terjadi:

  • Penurunan hingga kehilangan penglihatan: Pertumbuhan tumor dapat merusak struktur mata yang berperan dalam proses penglihatan. Akibatnya, penderita dapat mengalami penglihatan kabur, penyempitan lapang pandang, hingga kehilangan penglihatan sebagian atau seluruhnya pada mata yang terdampak.
  • Penyebaran kanker ke organ lain (metastasis): Komplikasi yang paling serius. Hati merupakan organ yang paling sering menjadi lokasi metastasis, diikuti oleh paru-paru dan tulang.

Cara Menangani Kanker Mata Melanoma

Penanganan kanker mata melanoma disesuaikan dengan ukuran dan lokasi tumor, apakah kanker telah menyebar, serta kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan.

Tujuan utama pengobatan kanker mata melanoma adalah mengendalikan pertumbuhan kanker, mencegah penyebaran ke organ lain, dan mempertahankan fungsi penglihatan semaksimal mungkin. Adapun beberapa metode yang dilakukan untuk menangani kanker mata melanoma, sebagai berikut:

  • Terapi laser.
  • Radioterapi.
  • Imunoterapi.
  • Perawatan paliatif.
  • Tindakan operasi.

Demikian penjelasan mengenai kanker mata melanoma, mulai dari pengertian, penyebab, gejala kanker mata, jenis, diagnosis, hingga cara penanganannya.

Meskipun tergolong penyakit yang jarang terjadi, kanker mata melanoma sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal sehingga kerap baru terdeteksi saat pemeriksaan mata. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk tidak mengabaikan perubahan pada penglihatan dan melakukan pemeriksaan mata secara rutin, terutama jika memiliki faktor risiko tertentu. 

Apabila Anda mengalami keluhan, seperti penglihatan kabur, munculnya floaters, kilatan cahaya, atau perubahan pada iris maupun bagian putih mata (sklera), sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis mata. Pemeriksaan dini dapat membantu mendeteksi kanker mata melanoma lebih awal sehingga penanganan yang diberikan dapat disesuaikan sebelum penyakit berkembang atau menyebar ke organ lain.

Untuk mendapatkan pemeriksaan mata yang menyeluruh, Anda dapat memanfaatkan layanan Pemeriksaan Mata di JEC Eye Hospitals and Clinics.

Layanan pemeriksaan mata di JEC Eye Hospitals and Clinics dilakukan menggunakan teknologi diagnostik modern untuk mengevaluasi kondisi mata secara lebih akurat dan ditangani langsung oleh dokter spesialis mata yang berpengalaman dalam mendiagnosis serta menangani berbagai penyakit mata. 

Dengan pemeriksaan mata secara berkala di JEC Eye Hospitals and Clinics, berbagai kelainan mata, termasuk kanker mata melanoma, dapat dideteksi sedini mungkin. 

Baca juga: Waspada Gejala Awal Kanker Mata, Salah Satunya Muncul Bercak Gelap 

 

icon-doctor