Apa Itu OCT Mata? Inilah Definisi hingga Hasilnya!

Ditinjau oleh Dr. Damara Andalia, SpM
Oleh Tim Medis JEC

  26 Jan 2026

  639 Views

Share
OCT mata

Optical Coherence Tomography (OCT) adalah pemeriksaan mata modern yang memungkinkan dokter melihat bagian belakang mata dengan lebih jelas. Teknologi ini bermanfaat untuk mendiagnosis berbagai kondisi mata, termasuk glaukoma, penyakit retina, dan degenerasi makula.

 

Oleh karena itu, OCT mata menjadi salah satu pemeriksaan penting dalam proses evaluasi mata yang menyeluruh. Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai apa itu OCT mata hingga hasilnya. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Apa Itu OCT Mata?

Optical Coherence Tomography (OCT) adalah metode pencitraan noninvasif yang digunakan oleh dokter mata untuk menghasilkan gambar irisan melintang mata. OCT bekerja dengan mengukur panjang gelombang cahaya inframerah yang dipantulkan dari bagian belakang mata (retina). 

 

Melalui OCT, dokter mata dapat melihat lapisan-lapisan retina secara jelas, termasuk lapisan saraf mata. Hal ini memungkinkan dokter memetakan serta mengukur ketebalan lapisan tersebut dan memantau perubahannya dari waktu ke waktu.

Jenis-Jenis OCT Mata

Dilansir dari jurnal National Library of Medicine (2024), terdapat beberapa jenis OCT mata yang digunakan dalam praktik klinis. Berikut masing-masing penejelasannya.

1. Time-Domain Optical Coherence Tomography

Time-domain OCT (TD-OCT) merupakan teknologi generasi pertama yang menggunakan interferometer berkoherensi rendah untuk mengukur jeda waktu dan intensitas cahaya yang dipantulkan kembali dari berbagai kedalaman jaringan.

 

Dari proses tersebut, dihasilkan gambar dua dimensi dengan cara kerja yang mirip seperti teknologi ultrasonografi (USG). Namun, TD-OCT hanya dapat mengukur satu titik dalam satu waktu, dan panjang koherensi sumber cahaya membatasi resolusi kedalaman gambar.

 

TD-OCT umumnya menggunakan dioda superluminesen dengan spektrum cahaya yang relatif lebar sebagai sumber cahaya. Hal ini menyebabkan resolusi gambar menjadi lebih rendah dibandingkan teknologi OCT yang lebih baru. 

 

Saat ini, TD-OCT sebagian besar telah digantikan oleh teknik yang menawarkan kecepatan pemindaian lebih tinggi, resolusi gambar yang lebih baik, serta jangkauan pencitraan yang lebih luas.

2. Spectral-Domain Optical Coherence Tomography

Spectral-domain OCT (SD-OCT) adalah teknologi OCT generasi kedua yang mampu menghasilkan gambar dengan lebih cepat, lebih tajam, dan menjangkau jaringan yang lebih dalam dibandingkan teknologi sebelumnya. 

 

SD-OCT bekerja dengan menangkap spektrum cahaya yang dipantulkan dari jaringan mata sehingga dapat memindai banyak titik sekaligus dan membentuk gambar beresolusi tinggi, bahkan dalam bentuk tiga dimensi.

 

Berkat kemampuannya ini, SD-OCT menjadi standar pemeriksaan di bidang oftalmologi untuk mendeteksi dan memantau berbagai penyakit mata, seperti degenerasi makula, retinopati diabetik, dan glaukoma, serta memungkinkan diagnosis yang lebih dini dan akurat.

3. Swept-Source Optical Coherence Tomography

Swept-Source OCT (SS-OCT) adalah teknik pencitraan medis noninvasif yang mampu menghasilkan gambar detail pada berbagai bagian mata, mulai dari bagian depan mata hingga retina, saraf optik, dan koroid.

 

Berkat penggunaan cahaya dengan gelombang lebih panjang, teknologi ini dapat menembus jaringan lebih dalam dan memindai lebih cepat sehingga memberikan gambaran area belakang mata yang lebih luas dan tajam dibandingkan SD-OCT.

4. Optical Coherence Tomography Angiography

Optical Coherence Tomography Angiography (OCTA) adalah metode pencitraan noninvasif yang memberikan visualisasi tiga dimensi pembuluh darah pada berbagai lapisan jaringan di retina dan koroid. 

 

Hasilnya jauh lebih detail dibandingkan metode angiografi mata konvensional, tanpa perlu suntikan zat kontras yang memakan waktu dan berisiko.

 

Teknologi ini banyak digunakan dalam bidang neuro-oftalmologi, misalnya untuk membantu evaluasi pada multiple sclerosis, gangguan saraf optik akibat iskemia, kelainan saraf optik bawaan, serta glaukoma.

 

Baca juga: Pentingnya Rutin Cek Kesehatan Mata & Manfaatnya untuk Hidup Sehat

Kondisi yang Memerlukan Pemeriksaan OCT Mata

Pemeriksaan OCT membantu dokter mengevaluasi retina dan saraf optik di bagian belakang mata. Dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan OCT apabila Anda mengalami keluhan penglihatan tertentu atau bila ditemukan tanda kelainan saat pemeriksaan mata rutin. 

 

Melalui OCT, berbagai gangguan yang dapat memengaruhi penglihatan dapat terdeteksi lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan dengan lebih tepat. Berikut adalah beberapa kondisi yang dapat didiagnosis dan dipantau menggunakan OCT:

 

  • Bull’s eye maculopathy.
  • Central serous retinopathy.
  • Cystoid macular edema.
  • Edema makula akibat diabetes.
  • Retinopati diabetik.
  • Kanker mata.
  • Glaukoma.
  • Degenerasi makula.
  • Atrofi saraf optik.
  • Pelepasan vitreus posterior.
  • Ablasio retina.
  • Robekan retina.
  • Retinoskisis.

Dalam beberapa kasus, OCT juga digunakan untuk memeriksa bagian depan mata. Pemeriksaan ini dapat membantu dokter mendeteksi kelainan pada segmen anterior mata atau merencanakan tindakan operasi mata dengan lebih akurat.

Cara Kerja OCT Mata

OCT bekerja dengan cara yang mirip dengan USG, yaitu metode pencitraan tanpa kontak langsung. Pada USG, gelombang suara yang tidak terdengar dipantulkan dari jaringan tubuh dan pantulannya diukur untuk membentuk gambar tiga dimensi. 

 

Dengan prinsip serupa, OCT memantulkan cahaya merah yang tidak terlihat ke jaringan dan mengukur pantulannya. Proses ini menghasilkan gambar irisan melintang tiga dimensi.

Perbedaan OCT dengan Tes Mata Rutin

Tes mata umumnya bertujuan untuk menilai ketajaman penglihatan sekaligus memeriksa kesehatan mata secara umum. Pemeriksaan ini dapat mencakup pembacaan huruf, pengukuran tekanan mata, serta pengambilan foto bagian belakang mata (foto retina digital). Meski penting, pemeriksaan tersebut hanya memberikan gambaran permukaan struktur mata.

 

Berbeda dengan OCT yang dapat melengkapi tes mata dengan cara melihat lebih dalam ke jaringan mata. Pemeriksaan ini menampilkan setiap lapisan retina secara detail sehingga dokter dapat mendeteksi perubahan kecil yang belum tentu terlihat pada pemeriksaan biasa. 

 

Baca juga: Pemeriksaan Mata pada Anak: Pentingnya Deteksi Dini untuk Masa Depan Penglihatan

Prosedur Pemeriksaan OCT

Pemeriksaan OCT berlangsung singkat, biasanya hanya beberapa menit dan tidak memerlukan persiapan khusus sebelumnya. Bahkan, OCT sering dilakukan langsung setelah pemeriksaan mata rutin. Sebelum pemindaian, dokter mungkin akan meneteskan obat tetes mata untuk melebarkan pupil agar bagian dalam mata terlihat lebih jelas.

 

Selama pemeriksaan, Anda akan duduk di depan alat pemindai dengan dagu diletakkan pada penyangga yang tersedia. Anda kemudian diminta menatap titik berwarna hijau sebagai fokus. Lalu, alat OCT akan memindai satu mata dalam satu waktu. 

 

Saat proses berlangsung, Anda mungkin melihat garis merah, tetapi tidak akan merasakan apa pun karena tidak ada bagian alat yang menyentuh mata. Anda hanya perlu tetap diam selama satu hingga dua menit sampai proses pemindaian selesai.

Hasil OCT Mata

Dokter mata akan mengevaluasi gambar hasil pemeriksaan OCT Anda. Jika sebelumnya Anda pernah menjalani pemeriksaan serupa, hasilnya akan dibandingkan untuk melihat perubahan yang terjadi.

 

Temuan ini akan dijelaskan kepada Anda, termasuk apakah terdapat gangguan pada retina atau saraf mata dan seberapa jauh kondisinya berkembang. Berdasarkan hasil tersebut, dokter akan merencanakan langkah perawatan berikutnya.

 

Demikian penjelasan mengenai OCT mata, mulai dari pengertian, jenis-jenis, hingga hasilnya. Dengan memahami peran OCT, Anda dapat lebih mengenali pentingnya pemeriksaan ini dalam menjaga kesehatan mata dan mendeteksi gangguan sejak dini.

 

Bila Anda membutuhkan evaluasi mata yang menyeluruh, layanan Pemeriksaan Mata di JEC Eye Hospitals and Clinics dapat menjadi pilihan untuk mendapatkan penanganan yang tepat sesuai kebutuhan Anda. Dengan dukungan dokter spesialis dan teknologi terkini, Anda dapat memantau kondisi mata dan memastikan penglihatan tetap terjaga.

 

Baca juga: Pahami Cara Kerja Mata dan Tips Menjaga Kesehatannya

icon-doctor