Apa Itu Phacoemulsification? Ini Keunggulan & Prosedurnya!

Oleh Tim Medis JEC

  29 Jan 2026

  221 Views

Share
Phacoemulsification

Operasi katarak telah mengalami banyak perkembangan, salah satunya melalui teknik phacoemulsification. Metode ini memungkinkan lensa mata yang keruh dihancurkan dan diangkat melalui sayatan kecil sehingga prosedur menjadi lebih cepat, minim invasif, dan proses pemulihan menjadi lebih singkat.

 

Untuk itu, ketahui keunggulan yang ditawarkan, bagaimana prosedurnya, serta siapa saja yang bisa menjalani prosedur ini. Simak artikel berikut ini untuk mendapatkan penjelasan lengkapnya.

Apa Itu Phacoemulsification

Katarak terjadi ketika lensa kristalin, yang seharusnya jernih, menjadi keruh. Kondisi ini menyebabkan penglihatan kabur, silau saat melihat cahaya, dan kesulitan melihat di malam hari. Phacoemulsification adalah salah satu metode pengobatan yang aman dan efektif untuk menangani kondisi ini.

 

Phacoemulsification adalah operasi untuk memulihkan penglihatan pada penderita katarak dengan memanfaatkan gelombang ultrasonik untuk menghancurkan lensa yang keruh menjadi potongan kecil, kemudian dikeluarkan dari mata dan diganti dengan lensa buatan.

Keunggulan Phacoemulsification 

Operasi katarak dengan teknik phacoemulsification telah menjadi pilihan yang paling populer, terutama karena tingkat keberhasilannya yang tinggi serta efektivitasnya dalam memulihkan penglihatan. Prosedur ini hanya memakan waktu sekitar 15 menit (tidak termasuk waktu persiapan operasi) sehingga menjadi pilihan tindakan yang cepat bagi para pasien katarak.

 

Keunggulan phacoemulsification dibandingkan operasi katarak tradisional dapat dilihat dari empat aspek utama, yakni:

 

  • Minimal invasif: Sayatan yang diperlukan lebih kecil untuk menyedot lensa yang telah dihancurkan sehingga mempercepat pemulihan dan mengurangi risiko komplikasi.
  • Pemulihan lebih cepat: Karena prosedur yang minim invasif, pasien dapat pulih dengan lebih cepat.
  • Prosedur cepat: Prosedur phacoemulsification jauh lebih cepat dibandingkan metode operasi ECCE (Extracapsular Cataract Extraction) dan hampir sebanding dengan FLACS (Femtosecond Laser-Assisted Cataract Surgery).
  • Stabilitas lensa: Seluruh kapsul lensa tetap dipertahankan sehingga memberikan fondasi yang lebih stabil untuk lensa pengganti.

Baca juga: Jenis Operasi Katarak: Pilihan Terbaik, Proses, dan Kelebihannya

Indikasi Phacoemulsification 

Menurut studi yang dipublikasikan dalam National Library of Medicine (2023), phacoemulsification dilakukan ketika lensa mata mengalami katarak dan menurunkan ketajaman penglihatan sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Berikut adalah gejala atau kondisi yang menjadi pertimbangan tindakan phacoemulsification:

 

  • Penglihatan kabur atau menurun (baik jarak dekat maupun jauh).
  • Silau atau muncul lingkaran cahaya (halo) saat menatap sumber cahaya.
  • Sensitif terhadap cahaya (fotofobia).
  • Penglihatan ganda pada satu mata (monocular diplopia).
  • Penurunan sensitivitas kontras.
  • Refleks putih pada area pupil.

Adapun jenis katarak yang umumnya membutuhkan operasi phacoemulsification adalah:

 

  • Katarak subkapsular posterior.
  • Katarak nuklear.
  • Katarak kortikal.
  • Katarak cokelat.
  • Katarak traumatik.
  • Katarak posterior polar.
  • Katarak subluksasi dengan dukungan kapsular (subluxated cataract with capsular support devices).

Phacoemulsification juga direkomendasikan untuk profesi yang membutuhkan penglihatan optimal, seperti pilot, pengemudi, anggota militer, dan operator alat kompleks.

 

Baca juga: Katarak Senilis: Jenis, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Kontraindikasi Phacoemulsification 

Beberapa kondisi yang membuat phacoemulsification tidak dianjurkan antara lain:

 

  • Pasien tidak bersedia menjalani operasi.
  • Memiliki banyak penyakit penyerta sistemik yang tidak terkontrol.
  • Operasi tidak dapat meningkatkan penglihatan.
  • Tidak memungkinkan untuk melakukan perawatan pascaoperasi.

Cara Kerja Phacoemulsification

Pada prosedur phacoemulsification, lensa mata dipisahkan terlebih dahulu dari kapsul yang mengelilinginya. Kemudian, gelombang ultrasonik frekuensi tinggi yang dipancarkan dari alat genggam khusus memecah lensa menjadi massa lembut seperti gelatin. 

 

Setelah itu, massa tersebut dibilas dengan cairan steril (irigasi) dan dikeluarkan dari mata melalui proses penyedotan (aspirasi). 

 

Prosedur ini menggunakan alat phaco mata, sebuah perangkat canggih yang dilengkapi dengan gagang alat (handpiece), pedal kaki, serta sistem irigasi dan aspirasi. Mesin ini juga memiliki berbagai variasi ujung alat (tip) dengan sudut berbeda guna memastikan energi ultrasonik tersalurkan dengan tepat.

Prosedur Phacoemulsification

Prosedur operasi phacoemulsification dibagi menjadi beberapa tahap, yakni persiapan sebelum tindakan, prosedur selama operasi, serta pemulihan pascaoperasi. Berikut masing-masing penjelasannya.

Persiapan sebelum Phacoemulsification

Agar operasi dapat berjalan dengan lancar, pasien wajib mengikuti serangkaian instruksi sebelum menjalani bedah, seperti memberitahukan dokter tentang semua riwayat medis, obat-obatan yang diminum, dan alergi. Selain itu, penting untuk menghindari obat pengencer darah agar tidak terjadi risiko perdarahan saat tindakan berlangsung.

 

Setelah itu, dokter akan akan melakukan pemeriksaan fisik singkat dan mempersiapkan area mata yang akan dioperasi. Berdasarkan faktor usia, tingkat keparahan katarak, dan kondisi klinis lainnya, pemberian satu atau lebih zat anestesi dapat dilakukan untuk meminimalkan nyeri. Adapun pilihan anestesinya meliputi:

 

  • Topical anesthesia: Diteteskan atau dioleskan langsung ke mata (paling sering digunakan).
  • Anesthetic eye blocks: Diberikan melalui injeksi ke dalam mata.
  • Facial nerve blocks: Digunakan untuk mengimobilisasi (menghentikan gerak) kelopak mata.
  • General anesthesia: Digunakan untuk anak-anak, pasien dengan cedera mata, atau mereka yang merasa sangat cemas/gelisah.

Begitu anestesi diberikan dan mulai bekerja, Anda akan dibaringkan di meja operasi, lalu kelopak mata akan ditahan agar tetap terbuka menggunakan alat yang disebut spekulum mata.

Tahapan Operasi Phacoemulsification

Meskipun prosedur phacoemulsification bisa bervariasi bagi setiap orang, tahapannya cenderung sama terlepas dari usia atau tingkat keparahan katarak pasien. Berikut langkah-langkahnya:

 

  1. Dokter membuat satu atau dua sayatan kecil di tepi kornea.
  2. Kemudian, dokter membuat bukaan pada selaput yang membungkus lensa.
  3. Cairan saline disuntikkan ke dalam kapsul untuk memisahkan lensa dari selaput pelindungnya.
  4. Lalu, lensa dihancurkan menggunakan alat yang memancarkan energi ultrasonik yang bergetar (osilasi) dengan kecepatan berbeda. Kecepatan getaran ini dikendalikan melalui pedal kaki.
  5. Saat serat lensa dihancurkan (yang disebut sebagai teknik chopping), sistem irigasi dan aspirasi secara bersamaan menyedot sisa-sisa lensa tersebut.
  6. Lensa pengganti dari silikon atau akrilik, yang disebut lensa intraokular (IOL), kemudian dimasukkan ke dalam kapsul untuk menggantikan lensa yang rusak.
  7. Karena sayatannya lebih kecil dibandingkan operasi katarak tradisional, prosedur ini hanya memerlukan sedikit jahitan atau bahkan tanpa jahitan sama sekali.

Perawatan Pascaoperasi Phacoemulsification

Setelah operasi selesai, Anda akan dibawa ke ruang pemulihan dan dipantau hingga efek anestesi menghilang (biasanya dalam 30 menit). Setelah diperbolehkan pulang, pastikan ada teman atau keluarga yang mengantar karena penglihatan Anda kemungkinan besar masih akan buram untuk sementara waktu.

 

Meski pasien yang menjalani phacoemulsification sering kali mengalami perbaikan penglihatan segera setelah operasi, diperlukan waktu sekitar empat hingga lima minggu sampai penglihatan benar-benar optimal dan mata sembuh sepenuhnya.

 

Sesampainya di rumah, istirahatlah sebanyak mungkin. Jika Anda melihat adanya pembuluh darah yang pecah atau memar di sekitar mata, tidak perlu khawatir karena hal ini normal dan akan hilang dalam beberapa hari.

 

Setelah beristirahat, Anda boleh menonton TV secukupnya, mandi, atau bekerja di depan komputer. Namun, hindari kolam renang dan bak mandi air panas setidaknya selama seminggu. Anda juga sebaiknya tidak memasak dalam jangka waktu yang sama untuk menghindari percikan minyak, uap minyak, atau noda yang mengenai mata.

 

Selama beberapa minggu ke depan, hindari aktivitas yang bisa membuat debu atau kotoran masuk ke mata. Jika harus keluar rumah saat cuaca berangin, kenakan kacamata pelindung yang menutupi seluruh bagian mata, termasuk bagian samping.

 

Jika dokter meresepkan tetes mata antibiotik, konsumsi hingga habis sesuai petunjuk dokter meskipun penglihatan Anda sudah terasa baik dan mata tampak normal. Sebagian besar tetes mata antibiotik harus digunakan selama tujuh hingga sepuluh hari.

 

Itulah penjelasan mengenai phacoemulsification. Meskipun terdengar kompleks, teknologi ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal dan pemulihan yang cepat bagi pasien katarak.

 

Jika Anda atau orang terdekat sedang mempertimbangkan prosedur ini, konsultasikan dengan dokter di rumah sakit mata tepercaya, salah satunya adalah JEC Eye Hospitals and Clinics

 

Melalui layanan Katarak, Anda akan didampingi mulai dari pemeriksaan menyeluruh hingga penanganan yang dirancang khusus sesuai kondisi mata Anda. Dengan metode operasi yang tepat, katarak bukan lagi penghalang bagi Anda untuk kembali melihat dunia dengan lebih jernih.

 

Baca juga: Penyebab Katarak pada Anak: Jenis, Faktor Risiko, dan Cara Mewaspadainya

icon-doctor