Apa Itu Entropion? Ketahui Penyebab hingga Cara Mengatasinya

Oleh Tim Medis JEC

  29 May 2026

  36 Views

Share
Entropion

Entropion adalah kondisi ketika kelopak mata melipat ke arah dalam sehingga bulu mata bergesekan langsung dengan permukaan mata. Kondisi ini umumnya terjadi pada orang lanjut usia dan dapat menyebabkan mata terasa perih, merah, serta tidak nyaman. 

 

Agar lebih memahami penyebab, gejala, hingga cara mengatasi entropion dengan tepat, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut. 

Apa Itu Entropion?

Entropion adalah kondisi ketika kelopak mata melipat ke arah dalam sehingga bulu mata dan kulit di sekitar mata bergesekan langsung dengan permukaan mata. 

 

Kondisi ini biasanya terjadi pada kelopak mata bawah dan dapat membuat mata terasa perih, merah, mata berair, hingga seperti ada yang mengganjal. 

 

Jika dibiarkan terus-menerus, gesekan tersebut bisa mengganggu kornea dan memengaruhi penglihatan. Penanganan entropion umumnya disesuaikan dengan tingkat keparahannya, mulai dari perawatan sederhana hingga tindakan operasi. 

Jenis-Jenis Entropion

Entropion mata terdiri dari beberapa jenis dengan penyebab yang berbeda-beda. Kondisi ini bisa terjadi karena faktor usia, iritasi mata, atau bawaan sejak lahir. Berikut beberapa jenis entropion yang perlu Anda ketahui:

  • Involutional entropion: Jenis ini paling sering terjadi, terutama pada lansia. Penyebabnya adalah otot dan jaringan kelopak mata yang mulai melemah seiring bertambahnya usia.
  • Spastic entropion: Terjadi karena kontraksi berlebihan otot mata, biasanya akibat iritasi, infeksi, atau peradangan pada mata. Kondisi ini juga bisa muncul setelah operasi mata.
  • Cicatricial entropion: Jenis ini disebabkan oleh terbentuknya jaringan parut pada kelopak mata. Biasanya terjadi akibat luka bakar, cedera, infeksi, operasi mata, atau terapi radiasi.
  • Congenital entropion: Merupakan entropion bawaan lahir yang sudah dialami sejak bayi.
  • Mechanical entropion: Terjadi ketika ada benjolan atau tumor pada kelopak mata yang membuat kelopak mata terdorong ke arah dalam.

Baca juga: Kenapa Bola Mata Sakit? Pahami Kemungkinan Penyebabnya

Apa Penyebab Entropion?

Entropion dapat terjadi karena beberapa faktor yang memengaruhi kondisi kelopak mata. Berikut beberapa penyebab entropion yang perlu Anda ketahui:

  • Melemahnya otot dan jaringan di sekitar mata akibat bertambahnya usia. Saat otot mulai kendur, kelopak mata menjadi lebih mudah melipat ke arah dalam sehingga bulu mata bergesekan dengan permukaan mata.
  • Bekas luka akibat cedera, luka bakar akibat bahan kimia, maupun riwayat operasi mata. Jaringan parut yang terbentuk dapat mengubah bentuk alami kelopak mata dan membuat posisinya berputar ke dalam.
  • Infeksi mata tertentu, seperti trachoma, dapat menyebabkan luka pada bagian dalam kelopak mata. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini bisa memicu gangguan penglihatan.
  • Iritasi dan peradangan pada mata yang menyebabkan seseorang sering mengucek mata atau menutup mata terlalu kuat. Kondisi tersebut dapat memicu otot kelopak mata menegang dan melipat ke arah dalam.
  • Kelainan bawaan lahir yang menyebabkan perkembangan kelopak mata tidak terbentuk secara sempurna sejak lahir.

Faktor Risiko Entropion

Bertambahnya usia merupakan faktor risiko utama terjadinya entropion. Kondisi ini paling sering dialami oleh orang berusia di atas 60 tahun karena otot dan jaringan kelopak mata mulai melemah seiring waktu.

 

Selain faktor usia, orang yang memiliki sleep apnea (gangguan henti napas saat tidur) juga diketahui lebih berisiko mengalami entropion. Hal ini karena kelopak mata bagian atas cenderung lebih kendur atau longgar sehingga lebih mudah berubah posisi.

 

Entropion juga lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pada pria. Meski begitu, kondisi ini tetap bisa dialami siapa saja, terutama jika memiliki gangguan pada kelopak mata atau riwayat masalah mata tertentu.

Gejala Entropion 

Gejala entropion biasanya muncul karena bulu mata dan kelopak mata terus bergesekan dengan permukaan mata. Kondisi ini dapat membuat mata terasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Berikut beberapa gejala yang sering dialami:

  • Mata terasa seperti ada benda asing atau sesuatu yang mengganjal.
  • Mata menjadi merah dan terasa iritasi.
  • Timbul rasa perih atau nyeri pada mata.
  • Mata lebih sensitif terhadap cahaya dan angin.
  • Mata berair secara berlebihan.
  • Muncul kotoran mata atau kerak pada area kelopak mata.

Baca juga: Mata Cekung: Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Diagnosis Entropion

Dokter mata biasanya memulai wawancara medis (anamnesis) dengan menanyakan gejala yang Anda rasakan serta riwayat kesehatan Anda. Setelah itu, dokter melakukan pemeriksaan mata untuk melihat apakah ada iritasi, infeksi, atau bekas luka pada area mata dan kelopak mata.

 

Dokter juga memeriksa bagian tepi kelopak mata dengan lebih teliti karena ada beberapa kondisi mata lain yang gejalanya mirip dengan entropion. Pemeriksaan ini penting dilakukan agar dokter dapat memastikan diagnosis dan menentukan penanganan yang paling sesuai.

Penanganan Entropion

Penanganan entropion biasanya disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahannya. Pada kondisi ringan, dokter dapat menyarankan penggunaan obat tetes mata, artificial tears, taping, atau lensa kontak khusus untuk melindungi permukaan mata dari gesekan bulu mata.

 

Jika entropion disebabkan oleh kejang otot kelopak mata, suntikan tertentu juga dapat digunakan untuk membantu mengendurkan otot sementara. 

 

Sementara itu, pada kasus yang lebih parah atau terus berulang, operasi biasanya diperlukan untuk memperbaiki posisi kelopak mata agar kembali normal dan tidak melipat ke arah dalam.

Perbedaan Entropion dan Ektropion

Perbedaan entropion dan ektropion terletak pada arah kelopak mata yang berubah posisi. Entropion adalah kondisi ketika kelopak mata melipat ke arah dalam sehingga bulu mata menyentuh dan menggesek permukaan mata. 

 

Sementara itu, ektropion terjadi ketika kelopak mata justru melipat ke arah luar sehingga bagian dalam kelopak mata tidak menempel dengan baik pada bola mata.

Apakah Entropion Dapat Dicegah?

Secara umum, entropion memang tidak selalu bisa dicegah, terutama yang terjadi akibat faktor usia. Namun, entropion yang disebabkan oleh infeksi trakoma masih dapat dihindari dengan penanganan yang tepat sejak awal.

 

Jika setelah bepergian ke daerah dengan kasus trakoma yang tinggi mata Anda menjadi merah, terkena iritasi, atau tidak nyaman, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan lebih cepat dan mencegah komplikasi pada mata.

 

Itulah penjelasan tentang entropion, mulai dari pengertian, penyebab, hingga perbedaannya dengan ektropion. Kondisi ini tidak boleh diabaikan karena dapat menyebabkan mata terasa tidak nyaman dan berisiko mengganggu penglihatan apabila tidak segera ditangani.

 

Jika Anda mengalami gejala seperti mata merah, perih, berair, atau terasa ada yang mengganjal, sebaiknya segera periksa ke dokter mata untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

 

Melalui konsultasi dengan dokter spesialis mata, Anda bisa mengetahui penyebab entropion sekaligus mendapatkan rekomendasi perawatan yang tepat sesuai kondisi mata. Dokter juga dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kondisi kelopak mata dan jaringan di sekitarnya tetap sehat.

 

Untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat, Anda dapat berkonsultasi di JEC Eye Hospitals and Clinics melalui layanan Okuloplasti dan Rekonstruksi Orbita. Layanan ini menangani berbagai gangguan pada kelopak mata dan area sekitarnya, termasuk entropion.

 

Dengan dukungan dokter spesialis berpengalaman serta teknologi medis modern, JEC Eye Hospitals and Clinics membantu memberikan penanganan yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap pasien agar kesehatan mata tetap terjaga.

 

Jangan tunggu hingga keluhan mata semakin mengganggu. Segera konsultasikan kondisi mata Anda di JEC Eye Hospitals and Clinics untuk mendapatkan penanganan medis profesional.

 

Baca juga: Mengenal Visual Snow Syndrome, Penyebab hingga Pengobatannya

icon-doctor