Apa Itu Donor Kornea Mata dan Bagaimana Prosedurnya?
Donasi kornea mata dapat memberikan harapan baru bagi pasien yang mengalami gangguan penglihatan akibat kerusakan jaringan kornea. Namun, bagaimana proses donor kornea mata dilakukan dan siapa saja yang dapat menjadi pendonor?
Untuk memahami lebih lanjut mengenai manfaat, persyaratan, dan proses donasi kornea, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut.
Apa Itu Donor Kornea Mata?
Donor kornea mata adalah proses mendonasikan jaringan kornea dari seseorang yang telah meninggal dunia untuk membantu memulihkan penglihatan orang lain melalui transplantasi atau cangkok kornea mata.
Kornea merupakan lapisan bening di bagian depan mata yang berfungsi meneruskan cahaya agar dapat mencapai retina dan membantu proses penglihatan.
Jaringan kornea yang didonorkan dapat digunakan untuk membantu pasien yang mengalami gangguan penglihatan akibat kerusakan, jaringan parut (scar), atau kekeruhan pada kornea. Prosedur ini dapat memberikan kesempatan bagi penerima donor untuk memperoleh penglihatan yang lebih baik.
Donor kornea dilakukan dengan mengambil jaringan kornea saja sehingga tidak perlu mengangkat seluruh bola mata. Berdasarkan informasi dari Lions Eye Bank Jakarta (LEBJ), jaringan yang diambil untuk keperluan transplantasi meliputi kornea dan sebagian kecil sklera mata, yaitu bagian putih mata, sekitar 3–4 mm di sekeliling kornea.
Proses pengambilan jaringan dilakukan oleh teknisi bank mata dengan hati-hati untuk mempertahankan kelayakan jaringan donor sekaligus menjaga penampilan pendonor.
Setelah diambil, jaringan kornea akan melalui proses pemeriksaan untuk memastikan kelayakannya sebelum digunakan dalam transplantasi. Jaringan yang memenuhi persyaratan kemudian dapat diberikan kepada pasien yang membutuhkan sesuai dengan ketentuan dan daftar tunggu penerima donor.
Dengan demikian, donor kornea mata merupakan bentuk donasi jaringan kornea yang dapat membantu seseorang dengan gangguan kornea memperoleh kesempatan untuk melihat lebih baik.
Baca juga: Mengenal Bagian-Bagian Mata dan Fungsinya: Struktur Mata Manusia Secara Lengkap
Donor Kornea Mata Digunakan untuk Apa?
Kornea donor digunakan untuk menggantikan jaringan kornea pasien yang mengalami kerusakan atau kehilangan kejernihan sehingga mengganggu penglihatan.
Prosedur ini disebut transplantasi kornea, yaitu tindakan pembedahan untuk mengganti seluruh atau sebagian lapisan kornea yang mengalami gangguan dengan jaringan kornea donor yang sehat.
Gangguan kejernihan kornea dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti infeksi, kelainan bawaan, jaringan parut akibat infeksi atau cedera, hingga distrofi kornea yang diturunkan secara genetik. Kondisi tersebut dapat membuat penglihatan menjadi kabur atau menurun.
Pada pasien yang memenuhi indikasi medis, transplantasi kornea dapat membantu memperbaiki penglihatan dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
Apa Syarat Donor Kornea Mata?
Seseorang yang ingin menjadi calon pendonor kornea mata perlu mendapatkan persetujuan dari keluarga dan mengisi formulir calon pendonor. Berdasarkan informasi dari Lions Eye Bank Jakarta (LEBJ), kedua hal tersebut merupakan persyaratan yang perlu dipenuhi untuk menyatakan kesediaan untuk mendonorkan kornea.
Persetujuan keluarga menjadi bagian penting dalam proses donasi karena keluarga perlu mengetahui dan memahami keinginan calon pendonor. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk membicarakan niat menjadi pendonor kornea mata dengan keluarga sejak awal.
Dengan mengetahui keinginan calon pendonor, keluarga dapat memahami keputusan tersebut dan memberikan persetujuan jika dibutuhkan.
Siapa yang Bisa Menjadi Donor Kornea Mata?
Pada dasarnya, siapa pun dapat menjadi calon donor kornea mata selama telah mendapatkan persetujuan keluarga. Calon pendonor tidak harus memiliki penglihatan yang sempurna untuk mendonorkan korneanya. Hal ini karena kelayakan jaringan kornea ditentukan melalui pemeriksaan medis sebelum digunakan untuk transplantasi.
Seseorang yang pernah menjalani operasi mata, seperti LASIK atau operasi katarak, tetap dapat menjadi calon donor kornea. Begitu pula seseorang yang memiliki penglihatan buruk. Riwayat operasi atau kondisi penglihatan tersebut tidak serta-merta membuat jaringan kornea tidak layak untuk didonorkan.
Meskipun demikian, tidak semua jaringan kornea yang didonorkan dapat digunakan untuk transplantasi. Setelah proses pengambilan, jaringan kornea akan menjalani pemeriksaan untuk menilai kelayakan dan memastikan bahwa jaringan tersebut memenuhi persyaratan medis.
Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan apakah kornea dapat digunakan oleh pasien yang membutuhkan.
Baca juga: Infeksi Kornea: Penyebab, Gejala, dan Cara Pencegahannya
Apakah Penampilan Pendonor Akan Berubah setelah Kornea Diambil?
Donasi kornea mata tidak merusak penampilan wajah pendonor. Hal ini karena pengambilan jaringan kornea dan sebagian kecil sklera dilakukan dengan teknik medis khusus secara hati-hati agar bentuk wajah pendonor tetap terjaga.
Prosedur ini tidak mengharuskan pengambilan seluruh bola mata sehingga penampilan pendonor tetap terlihat wajar saat keluarga memberikan penghormatan terakhir.
Proses pengambilan jaringannya juga dilakukan oleh teknisi bank mata yang terlatih. Dengan demikian, Anda tidak perlu khawatir bahwa keputusan untuk menjadi pendonor kornea mata akan mengubah penampilan jenazah secara kasatmata.
Bagaimana Cara Mendaftar sebagai Calon Donor Kornea Mata?
Cara donor kornea mata harus melalui proses pendaftaran di bank mata yang Anda pilih, seperti LEBJ. LEBJ merupakan bank mata yang menjadi bagian dari jaringan pelayanan kesehatan mata JEC Eye Hospitals and Clinics dan berperan dalam mendukung proses donasi serta transplantasi kornea.
Terdapat beberapa cara untuk mendaftarkan diri sebagai calon donor kornea mata, yaitu:
1. Datang Langsung ke Kantor LEBJ
Anda dapat mengunjungi kantor LEBJ di RS Mata JEC @ Kedoya, lantai 3. Staf LEBJ akan membantu Anda mengisi formulir pendaftaran calon donor.
2. Mengisi Formulir secara Online
Anda juga dapat mendaftarkan diri melalui situs resmi Lions Eye Bank Jakarta. Cara ini memudahkan Anda mengisi formulir tanpa harus datang langsung ke kantor LEBJ.
3. Mendaftar Melalui Booth LEBJ
Apabila LEBJ membuka booth dalam suatu acara, Anda dapat mendatangi booth tersebut untuk memperoleh informasi dan mengisi formulir dengan bantuan staf yang bertugas.
Setelah terdaftar, Anda akan memperoleh tanda identitas calon pendonor dari LEBJ sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Mengingat LEBJ merupakan bagian dari jaringan pelayanan kesehatan mata JEC Eye Hospitals and Clinics, Anda juga dapat memanfaatkan kunjungan ke JEC untuk melakukan pemeriksaan mata rutin sekaligus mencari informasi tentang pendaftaran donor kornea.
Namun, pemeriksaan mata rutin dan pendaftaran donor merupakan dua hal yang berbeda. Jika Anda ingin memeriksakan kesehatan mata, jadwalkan konsultasi dengan dokter spesialis mata di JEC sesuai kebutuhan.
Apakah Pendonor Kornea Mata Masih Bisa Melihat?
Pendonor kornea mata di Indonesia hanya dapat mendonorkan jaringan kornea setelah meninggal dunia. Artinya, seseorang tidak kehilangan penglihatan atau mengalami pengambilan kornea saat masih hidup untuk keperluan transplantasi.
Donasi dilakukan setelah pendonor meninggal dengan tetap memperhatikan prosedur medis dan kelayakan jaringan. Jaringan kornea mata pendonor umumnya diambil dalam waktu maksimal 6 jam setelah pendonor meninggal, kemudian ditransplantasikan kepada penerima dalam waktu kurang dari 24 jam setelah pengambilan jaringan.
Tim medis akan mengupayakan agar seluruh proses berlangsung cepat dan hati-hati, sehingga kualitas jaringan tetap terjaga. Prosedur pengambilan kornea juga dilakukan dengan memperhatikan kondisi jenazah sehingga proses pemakaman tidak perlu tertunda akibat donasi.
Dengan demikian, Anda tidak perlu khawatir bahwa menjadi calon pendonor kornea berarti harus kehilangan penglihatan saat masih hidup. Sebab, donasi baru dilakukan setelah pendonor meninggal dunia.
Demikian penjelasan mengenai donor kornea mata, mulai dari persyaratan, proses pendaftaran, hingga prosedur pengambilan jaringan kornea. Jika Anda ingin menjadi calon pendonor atau mengetahui informasi lebih lanjut, kunjungi Lions Eye Bank Jakarta di JEC Eye Hospitals and Clinics.
Sebagai bagian dari layanan rumah sakit mata JEC, LEBJ menjalankan pengadaan, pemrosesan, dan skrining jaringan kornea dengan mengacu pada standar ketat Eye Bank Association of America (EBAA), serta menyediakan layanan siaga 24 jam.
Sebagai rumah sakit mata yang menyediakan layanan kesehatan mata terpadu, JEC juga membantu Anda menjaga kesehatan penglihatan melalui pemeriksaan mata rutin.
Untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis mata, Anda bisa memanfaatkan layanan Cari Dokter JEC Eye Hospitals and Clinics untuk menemukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Baca juga: Apa Itu Edema Kornea? Pahami Gejala dan Penanganannya


ENG