Mohon Tunggu ..

Softlens Bisa Dipakai Berapa Kali? Ini Panduan Menurut Jenisnya

Oleh Tim Medis JEC

  22 Oct 2026

  18 Views

Share
Softlens Bisa Dipakai Berapa Kali

Apakah Anda sering enggan membuang softlens karena masih terlihat bagus? Softlens yang tampak bersih dan utuh belum tentu aman untuk digunakan kembali. Pasalnya, setiap jenis softlens memiliki masa pakai dan aturan penggantian yang perlu diperhatikan.

 

Lantas, softlens bisa dipakai berapa kali? Artikel ini akan memaparkan jawabannya berdasarkan jenis softlens. Anda juga akan diajak memahami masa kedaluwarsa softlens dan tanda-tanda bahwa softlens perlu diganti. Untuk itu, simak penjelasannya sampai tuntas!

Softlens Bisa Dipakai Berapa Kali?

Softlens ada yang hanya boleh digunakan sekali, tetapi ada juga yang dapat dipakai berulang kali hingga beberapa minggu. Perbedaan ini bergantung pada jenis softlens dan jadwal penggantian yang ditetapkan oleh produsennya.

 

Secara umum, berdasarkan frekuensi penggunaannya, softlens dapat dibedakan menjadi dua jenis berikut:

1. Lensa Kontak Sekali Pakai (Disposable Lenses) 

Softlens sekali pakai atau daily disposable hanya boleh digunakan satu kali, kemudian langsung dibuang setelah dilepas. Artinya, jika Anda sudah melepas softlens, lensa tersebut tidak boleh digunakan kembali, meskipun baru dipakai selama beberapa jam.

Jenis softlens ini tidak memerlukan proses pembersihan atau penyimpanan karena pengguna harus memakai lensa baru setiap kali akan menggunakannya.

2. Lensa Kontak yang Dapat Digunakan Kembali (Reusable Contact Lenses)

Berbeda dengan softlens sekali pakai, reusable contact lenses dapat digunakan berulang kali selama belum melewati jadwal penggantiannya. Setelah digunakan, softlens perlu dilepas, dibersihkan, dan disimpan menggunakan cairan khusus sesuai petunjuk perawatan.

 

Berdasarkan jadwal penggantiannya, softlens yang dapat digunakan kembali terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Softlens mingguan (weekly replacement): Dapat digunakan kembali selama sekitar 7 hari sebelum diganti dengan lensa baru.
  • Softlens dua mingguan (biweekly replacement): Memiliki masa penggantian sekitar 14 hari, dengan perawatan yang tepat setiap selesai digunakan.
  • Softlens bulanan (monthly replacement): Dapat digunakan kembali hingga sekitar 30 hari, asalkan selalu dibersihkan dan disimpan sesuai petunjuk penggunaan.

Perlu diketahui bahwa masa penggantian softlens tidak sama dengan lamanya pemakaian dalam sehari. Misalnya, softlens bulanan bukan berarti boleh digunakan terus-menerus selama 30 hari tanpa dilepas.

 

Sebagian besar softlens harus dilepas sebelum tidur. Namun, terdapat jenis khusus yang disebut extended wear contact lenses, yang dapat digunakan saat tidur selama beberapa malam sesuai persetujuan dokter mata. 

 

Meski demikian, tidur menggunakan softlens tetap dapat meningkatkan risiko infeksi kornea sehingga penggunaannya memerlukan pengawasan dokter.

Apakah Softlens Bulanan Bisa Dipakai Lebih dari 30 Hari Jika Jarang Digunakan?

Tidak dianjurkan. Softlens bulanan umumnya perlu diganti sekitar 30 hari setelah pertama kali digunakan, meskipun tidak dipakai setiap hari. Hal ini karena jadwal penggantian tidak ditentukan hanya berdasarkan berapa kali softlens digunakan.

Menggunakan softlens melebihi jadwal penggantian dapat meningkatkan risiko ketidaknyamanan dan komplikasi pada mata. Oleh karena itu, selalu ikuti aturan penggunaan yang tertera pada kemasan atau anjuran dokter mata.

Apakah Lensa Kontak Bisa Kedaluwarsa?

Ya, semua lensa kontak bisa kedaluwarsa, biasanya antara 1–4 tahun sejak tanggal produksi. Setelah melewati jangka waktu tersebut, lensa tidak boleh digunakan, meskipun kemasannya belum pernah dibuka.

 

Lensa kontak diproduksi dalam lingkungan steril, dikemas dalam larutan saline atau larutan air yang mengandung natrium klorida, lalu disegel. Jadi, tanggal kedaluwarsa bukan hanya berkaitan dengan lensa, tetapi juga dengan larutan saline steril yang terdapat dalam kemasannya.

 

Setelah melewati tanggal kedaluwarsa, kualitas larutan tersebut dapat menurun. Segel kemasan juga bisa melemah sehingga bakteri berpotensi masuk dan mencemari lensa.

 

Baca juga: Pertolongan Pertama Softlens Masuk Mata, Harus Apa?

Bahaya Memakai Lensa Kontak Kedaluwarsa

Penggunaan lensa kontak yang sudah kedaluwarsa berpotensi memicu beberapa bahaya berikut ini:

1. Risiko Infeksi yang Tinggi

Jika sudah kedaluwarsa, lensa kontak mungkin mengandung lebih banyak bakteri atau jamur sehingga dapat meningkatkan risiko infeksi mata. Meskipun telah dibersihkan dengan benar, lensa yang kedaluwarsa mungkin tidak lagi mampu menahan penumpukan mikroorganisme sebaik lensa yang masih layak digunakan.

2. Memicu Mata Kering dan Iritasi

Lensa dapat rusak atau mengalami penurunan kualitas setelah melewati tanggal kedaluwarsa. Kondisi ini membuatnya lebih mudah robek sehingga serpihan lensa berpotensi melukai permukaan mata dan menyebabkan iritasi atau cedera.

3. Pandangan Buram

Penumpukan mikroorganisme dan penurunan kualitas lensa kontak dapat mengurangi kemampuannya untuk mendukung penglihatan yang jelas. Akibatnya, mata menjadi buram atau berkabut sehingga berisiko mengganggu aktivitas sehari-hari.

Apa yang Perlu Dilakukan Jika Terlanjur Memakai Lensa Kontak Kedaluwarsa?

Jika sudah terlanjur menggunakan lensa kontak kedaluwarsa, lakukan beberapa langkah berikut:

  1. Lepaskan lensa kontak, lalu buang.
  2. Jika mata teriritasi atau mengalami kondisi darurat, hubungi dokter mata untuk menjalani pemeriksaan mata secara menyeluruh.
  3. Ikuti petunjuk dokter mata terkait perawatan atau pengobatan yang diperlukan.
  4. Periksa apakah masih ada lensa kontak lain dan larutan pembersih yang sudah kedaluwarsa. Jika masih ada, segera buang keduanya.
  5. Buang wadah lensa kontak lama karena dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Sebaiknya, ganti wadah setiap kali membuka botol larutan pembersih baru atau setidaknya satu bulan sekali.

Baca juga: Mengalami Iritasi Mata? Inilah Penyebab hingga Pengobatannya

Tanda Lensa Kontak Perlu Diganti

Penggunaan lensa kontak seperti softlens kian populer, baik untuk meningkatkan estetika maupun untuk membantu mengoreksi mata minus, mata plus, hingga silinder. Softlens minus bisa dipakai beberapa kali selama masa pakai yang ditentukan. Jika sudah melewati masa pakainya, maka sebaiknya segera diganti.

 

Namun, perlu diketahui bahwa lensa kontak terkadang perlu diganti sebelum masa pakainya berakhir karena kerusakan fisik pada lensa atau kontaminasi bakteri sehingga dapat menyebabkan iritasi. Berikut beberapa tanda yang perlu diperhatikan:

1. Rasa Tidak Nyaman atau Iritasi

Rasa tidak nyaman bisa berupa mata terasa mengganjal, kering, atau gatal, bahkan setelah membersihkan lensa kontak dengan benar. Hal ini bisa terjadi karena penumpukan kotoran dan alergen pada lensa kontak.

 

Jika Anda mengalami kondisi-kondisi tersebut, itu tandanya lensa kontak perlu segera diganti agar tidak memicu infeksi.

2. Mata Merah atau Bengkak

Apakah Anda terbiasa memakai lensa kontak terlalu lama? Jika ya, Anda perlu mewaspadai risiko mata merah atau mata bengkak.

 

Apabila gejala tersebut tetap muncul setelah lensa dilepas, segera konsultasikan dengan dokter mata dan jangan ragu mengganti lensa yang bermasalah. Sebaiknya, berikan waktu agar mata pulih terlebih dahulu untuk mencegah masalah lebih lanjut.

3. Penglihatan Buram atau Berkabut

Penglihatan buram atau berkabut bisa disebabkan oleh penumpukan protein air mata pada lensa kontak. 

 

Penggunaan lensa yang melebihi jadwal penggantian yang dianjurkan juga dapat memperburuk kondisi tersebut. Jadi, pastikan Anda segera beralih ke lensa kontak baru dengan kualitas yang lebih baik.

4. Kerusakan Lensa Kontak yang Terlihat

Perlu diketahui bahwa lensa kontak merupakan benda yang rapuh dan dapat rusak saat dipasang, dilepas, atau dibersihkan.

 

Jika terdapat tanda-tanda kerusakan, seperti robekan, goresan, atau tepian yang kasar, segera ganti lensa tersebut. Jangan biarkan mata terluka dan mengalami komplikasi yang lebih serius!

 

Itulah panduan penggunaan softlens yang perlu Anda perhatikan untuk memperoleh manfaatnya secara optimal dan mencegah kerusakan mata. Jangan abaikan rasa tidak nyaman saat menggunakan softlens meskipun Anda sedang membutuhkannya untuk menunjang penampilan.

 

Penggunaan softlens yang aman juga perlu didukung oleh pemeriksaan mata secara berkala untuk memastikan lensa tetap sesuai dengan kondisi mata Anda.

 

JEC Eye Hospitals and Clinics, rumah sakit mata berstandar internasional, menyediakan layanan Lensa Kontak yang didukung oleh teknologi terkini. 

 

Melalui layanan ini, dokter spesialis mata JEC dapat memberikan penanganan awal terhadap masalah akibat penggunaan softlens yang tidak tepat, serta memeriksa dan mengobati infeksi akibat lensa kontak.

 

Segera cari dokter pilihan Anda di JEC dan dapatkan pemeriksaan mata yang tepat agar pemakaian lensa kontak sesuai dengan kebutuhan Anda.

 

Baca juga: Kacamata Minus, Lensa Kontak, atau LASIK: Mana Solusi Terbaik Mata Minus?

icon-doctor