Pseudophakia: Pengertian, Penyebab, dan Prosedur Operasinya

Oleh Tim Medis JEC

  28 Jan 2026

  1,183 Views

Share
Pseudophakia

Pseudophakia adalah istilah yang menunjukkan kondisi pada mata setelah lensa alami digantikan dengan lensa buatan melalui operasi katarak. Meski umum terjadi, banyak orang masih belum memahami apa artinya dan bagaimana dampaknya bagi penglihatan sehari-hari.

Melalui artikel ini, Anda dapat menelusuri lebih dalam tentang pseudophakia, mulai dari pengertian, manfaat, hingga perbedaan antara pseudophakia dengan aphakia yang sering kali disalahartikan. Mari simak pembahasan lengkapnya dalam artikel ini!

Apa Itu Pseudophakia?

Pseudophakia adalah kondisi ketika lensa alami mata digantikan dengan lensa intraokular (IOL) melalui prosedur operasi yang umumnya dilakukan pada pasien katarak. Dalam bahasa Indonesia, pseudophakia ditulis sebagai pseudofakia.

Selain itu, terdapat juga istilah pseudofakia ODS. Pseudofakia ODS adalah istilah medis yang berarti kondisi di mana kedua mata telah dipasangi lensa intraokular (IOL) setelah operasi katarak. ODS (Oculus Dexter et Sinister) berarti mata kanan dan kiri yang menandakan bahwa tindakan operasi telah dilakukan pada kedua sisi mata.

Dengan demikian, perlu dipahami bahwa pseudophakia bukanlah istilah yang merujuk pada sebuah penyakit, melainkan perubahan fisik pada lensa mata setelah operasi katarak.

Manfaat Pseudophakia

Pemasangan lensa intraokular (IOL) pada pseudophakia memberikan berbagai keuntungan bagi pasien. Berikut beberapa manfaat pseudophakia yang dapat dirasakan:

  • Mengembalikan penglihatan yang lebih jernih.
  • Meningkatkan ketajaman dan fokus mata.
  • Membantu melihat pada jarak dekat, menengah, dan jauh.
  • Mengurangi ketergantungan pada kacamata.
  • Memperbaiki gangguan refraksi tertentu.

Mengapa Pseudophakia Diperlukan?

Ketika lensa alami tidak lagi mampu memfokuskan cahaya dengan baik, penglihatan menjadi buram dan aktivitas sehari-hari pun terganggu. Pseudophakia diperlukan untuk menggantikan lensa alami mata yang sudah keruh atau tidak berfungsi dengan baik.

Penggantian lensa yang keruh dengan lensa baru ini membantu cahaya kembali masuk dan difokuskan dengan benar ke retina sehingga penglihatan menjadi lebih jernih. Selain itu, pemasangan lensa intraokular juga membantu memulihkan kemampuan fokus mata maupun memperbaiki gangguan refraksi tertentu.

Diagnosis pseudofakia sendiri ditegakkan melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik mata. Pada tahap anamnesis, dokter akan menggali keluhan pasien serta menanyakan riwayat medis, termasuk adanya tindakan operasi katarak sebelumnya.

Selanjutnya, pemeriksaan fisik dilakukan dengan bantuan cahaya senter untuk melihat refleks pada mata. Jika tampak kilauan atau pantulan cahaya khas dalam pupil, hal ini menandakan bahwa lensa intraokular (IOL) telah terpasang di dalam mata.

Baca juga: Miopi (Rabun Jauh): Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Gejala yang Menunjukkan Perlunya Pseudophakia IOL

Salah satu tanda utama Anda membutuhkan lensa intraokular (IOL) adalah penglihatan yang semakin buram dan sulit melihat dengan jelas, meskipun sudah menggunakan kacamata. Kondisi ini sering terjadi akibat lensa mata yang mulai keruh, seperti pada katarak.

Selain itu, Anda mungkin lebih sensitif terhadap cahaya, sering merasa silau, atau mengalami gangguan penglihatan saat malam hari. Penglihatan Anda juga kerap terlihat ganda dan saat melihat warna-warna yang Anda lihat tampak pudar atau kurang cerah.

Tanda lainnya adalah sering mengganti resep kacamata tetapi penglihatan tidak kunjung membaik. Jika keluhan ini muncul, pemeriksaan mata oleh dokter sangat dianjurkan untuk menentukan apakah pemasangan IOL diperlukan sebagai solusi yang tepat.

Prosedur Bedah Katarak dan Pemasangan IOL

Prosedur operasi katarak dilakukan untuk mengangkat lensa mata yang keruh, lalu menggantinya dengan lensa buatan atau lensa intraokular (IOL).

Sebelum operasi, dokter akan mengukur ukuran dan bentuk mata pasien untuk menentukan jenis lensa yang paling sesuai. Kemudian, pasien juga akan diberikan obat tetes mata untuk melebarkan pupil, serta area di sekitar mata akan dibersihkan. Dokter juga memberikan obat bius lokal agar mata mati rasa dan pasien tidak merasakan nyeri selama prosedur.

Dokter akan membuat sayatan kecil pada mata, menghancurkan dan mengeluarkan lensa yang rusak. Setelah lensa lama diangkat, dokter akan memasang lensa intraokular (IOL) di posisi yang sama. 

Sayatan kemudian ditutup, tetapi pada prosedur teknik tertentu, sayatan sangat kecil dan tidak perlu ditutup. Kemudian, mata akan ditutup dengan pelindung atau penutup khusus untuk melindunginya selama proses penyembuhan.

Pasien biasanya dapat pulang di hari yang sama setelah operasi. Namun, sebaiknya pasien didampingi oleh seseorang ketika pulang karena pasien tidak disarankan mengemudi sendiri setelah tindakan operasi dilakukan.

Baca juga: Apakah Mata Silinder Bisa Sembuh? Ini Pilihan Perawatannya

Perbedaan Pseudophakia dan Aphakia

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, pseudophakia adalah kondisi ketika lensa alami mata telah diangkat dan digantikan dengan lensa buatan atau lensa intraokular (IOL). 

Sementara itu, aphakia adalah kondisi ketika lensa alami mata tidak ada dan belum atau tidak digantikan dengan lensa buatan. Akibatnya, kemampuan mata untuk memfokuskan cahaya menjadi sangat terbatas dan penglihatan biasanya sangat buram.

Dengan kata lain, perbedaan utama keduanya terletak pada keberadaan lensa buatan. Pada pseudophakia, lensa buatan sudah terpasang dan membantu proses penglihatan, sedangkan pada aphakia, mata tidak memiliki lensa sama sekali sehingga memerlukan penanganan lanjutan.

Demikian penjelasan mengenai pseudophakia, mulai dari pengertian, manfaat, hingga alasan pemasangan lensa intraokular (IOL) diperlukan. Untuk memastikan kondisi mata tetap sehat dan hasil operasi optimal, Anda disarankan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis mata di JEC Eye Hospitals and Clinics.

Melalui layanan Katarak, JEC Eye Hospitals and Clinics akan melakukan pemeriksaan mata menyeluruh dan pemasangan IOL dengan teknologi modern, didukung oleh tenaga dokter spesialis mata berpengalaman. Layanan ini dirancang untuk bantu memulihkan penglihatan bagi penderita katarak.

Bersama JEC Eye Hospitals and Clinics, mari senantiasa menjaga kesehatan mata dan mengoptimalkan kualitas penglihatan Anda.

Baca juga: Fungsi Lensa Mata: Peran Penting, Gangguan, dan Cara Menjaganya

 

icon-doctor