Vitreo Retina: Jenis, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Oleh Tim Medis JEC

  28 Jan 2026

  113 Views

Share
vitreo retina adalah

Vitreo retina adalah dua komponen mata yang berperan menjaga kualitas penglihatan serta kestabilan bagian belakang mata. Gangguan pada dua komponen ini dapat menyebabkan penglihatan kabur hingga berisiko menimbulkan kehilangan penglihatan permanen.

Untuk memahami lebih lanjut tentang vitreo retina, mulai dari fungsi, jenis penyakit, hingga cara mengobatinya, simak pembahasan selengkapnya pada artikel berikut.

Apa Itu Vitreo Retina?

Vitreo retina adalah istilah yang merujuk pada hubungan antara vitreo dan retina di bagian belakang mata. Vitreo merupakan gel bening yang bersentuhan langsung dengan retina di segmen posterior bola mata, sedangkan retina adalah komponen mata yang berfungsi menangkap cahaya dan mengubahnya menjadi sinyal saraf untuk diteruskan ke otak melalui saraf optik.

Jenis-Jenis Penyakit Vitreo Retina

Penyakit vitreo retina mencakup berbagai kondisi yang memengaruhi vitreo dan retina pada mata. Berikut adalah beberapa jenis penyakit pada vitreo retina:

  • Retinopati Diabetik: Kerusakan pembuluh darah retina akibat diabetes yang dapat menyebabkan penurunan penglihatan hingga kebutaan.
  • Ablasio Retina: Kondisi ketika retina terlepas dari jaringan pendukungnya dan berisiko menyebabkan kehilangan penglihatan permanen.
  • Degenerasi Makula: Penyakit progresif yang menyerang makula dan menyebabkan penurunan penglihatan sentral, biasanya diderita oleh pasien lanjut usia.
  • Lubang Makula: Kondisi terbentuknya robekan kecil pada bagian tengah retina (makula) yang menyebabkan penglihatan sentral menjadi buram, terdistorsi, atau muncul titik gelap saat melihat objek.
  • Oklusi Vena Retina: Kondisi ketika pembuluh vena pada retina tersumbat sehingga aliran darah terganggu dan menyebabkan pembengkakan serta perdarahan pada retina.
  • Pucker Makula: Pembentukan jaringan parut di makula yang menyebabkan penglihatan tampak berkerut, bergelombang, atau kabur.
  • Kondisi Lainnya: Termasuk uveitis, retinitis pigmentosa, choroideremia, penyakit Stargardt, distrofia cone-rod, Leber congenital amaurosis, dan Best vitelliform macular dystrophy.

Baca juga: 7 Macam Gangguan Penglihatan yang Perlu Anda Waspadai

Gejala Penyakit Vitreo Retina

Gejala penyakit vitreo retina dapat bervariasi, tergantung pada kondisi yang memengaruhi vitreo dan retina. Berikut beberapa gejala umum yang sering muncul:

  • Muncul floaters secara tiba-tiba di bidang penglihatan.
  • Muncul kilatan di area penglihatan tepi, pertanda ada robekan retina.
  • Mata mengalami penurunan kualitas penglihatan yang cukup signifikan.
  • Mata mengalami nyeri hebat.
  • Mata menjadi sangat sensitif terhadap cahaya.
  • Saat sedang membaca, Anda melihat tulisan tampak terdistorsi.

Diagnosis Penyakit Vitreo Retina

Untuk mendiagnosis penyakit vitreo retina, dokter akan melakukan anamnesis terlebih dahulu dengan menanyakan gejala riwayat medis pasien secara lengkap.

Selanjutnya, dokter akan melakukan sejumlah pemeriksaan untuk menemukan kondisi yang menjadi faktor penyebabnya. Adapun pemeriksaan yang dimaksud meliputi:

  • Melakukan pemeriksaan funduskopi.
  • Melakukan pemindaian Optical Coherence Tomography (OCT).
  • Melakukan pemeriksaan fluorescein angiography.
  • Melakukan USG mata (B-scan).

Pengobatan Penyakit Vitreo Retina

Pengobatan penyakit vitreo retina disesuaikan dengan jenis dan tingkat keparahan kondisi yang dialami pasien. Untuk kasus yang ringan, dokter biasanya akan menyarankan pemantauan rutin. Sementara itu, pada kasus yang lebih berat, beberapa metode pengobatan yang umum dilakukan meliputi:

  • Laser Fotokoagulasi: Prosedur laser yang digunakan untuk menutup pembuluh darah abnormal serta memperbaiki robekan retina agar mencegah kerusakan lebih lanjut.
  • Vitrektomi: Tindakan operasi vitreoretina untuk mengangkat atau mengganti vitreo yang bermasalah guna memperbaiki kondisi retina dan meningkatkan kualitas penglihatan.
  • Suntikan Intravitreal: Pemberian obat langsung ke dalam bola mata, terutama pada kasus yang berkaitan dengan diabetes, untuk mengurangi pembengkakan dan peradangan retina.

Baca juga: Ablasio Retina: Penyebab Retina Lepas, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Pencegahan Penyakit Vitreo Retina

Tidak semua penyakit vitreo retina dapat dicegah. Namun, risiko terjadinya gangguan vitreo retina dapat dikurangi dengan menjaga kesehatan mata dan melakukan langkah pencegahan sejak dini. Beberapa upaya pencegahan yang dapat dilakukan, di antaranya:

  • Melakukan pemeriksaan mata secara rutin.
  • Menjaga kadar gula darah dan tekanan darah tetap stabil.
  • Mengontrol berat badan agar tidak obesitas.
  • Menghindari cedera mata dengan menggunakan pelindung saat beraktivitas berisiko.
  • Menerapkan pola hidup sehat, termasuk konsumsi makanan bergizi dan berhenti merokok.

Kapan Perlu Mengunjungi Dokter Spesialis Mata Subspesialis Vitreo Retina?

Anda perlu mengunjungi dokter spesialis mata subspesialis vitreo retina jika mengalami gangguan penglihatan yang tidak biasa atau gejala yang muncul secara tiba-tiba. Pemeriksaan dini sangat penting untuk mencegah kerusakan retina yang lebih parah dan menjaga fungsi penglihatan.

Segera periksakan diri jika Anda mengalami kondisi berikut:

  • Muncul kilatan cahaya atau floaters secara mendadak dan bertambah banyak.
  • Penglihatan kabur, gelap, atau berbayang secara tiba-tiba.
  • Terlihat bayangan seperti tirai menutupi sebagian bidang penglihatan.
  • Penglihatan tengah terdistorsi atau garis tampak bergelombang.
  • Mengalami nyeri mata hebat disertai penurunan penglihatan.
  • Memiliki riwayat diabetes atau tekanan darah tinggi dengan keluhan penglihatan.

Penanganan yang cepat oleh dokter spesialis retina dapat meningkatkan peluang pemulihan penglihatan dan mencegah komplikasi serius.

Demikian penjelasan mengenai vitreo retina, mulai dari fungsi, jenis penyakit, gejala, hingga pilihan penanganannya. Dengan memahami kondisi ini sejak dini, Anda dapat mengambil langkah tepat untuk menjaga kesehatan mata dan mencegah gangguan penglihatan yang lebih serius.

Untuk menjaga kesehatan vitreo retina dan mendeteksi gangguan sejak dini, Anda dapat berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis mata di JEC Eye Hospitals and Clinics.

Melalui layanan Retina, JEC menyediakan pemeriksaan komprehensif untuk mendeteksi berbagai gangguan retina, seperti ablasio retina, perdarahan vitreo, lubang makula, hingga retinopati diabetik. Layanan ini juga didukung teknologi modern dan tenaga medis berpengalaman yang siap memberikan penanganan secara tepat sesuai kondisi mata Anda.

Baca juga: Kenali Ciri-Ciri Retina Mata Bermasalah & Cara Mengatasinya 

 

icon-doctor