Mohon Tunggu ..

Apa Itu Visual Acuity? Inilah Fungsi dan Cara Mengukurnya!

Ditinjau oleh Dr. Damara Andalia, SpM
Oleh Tim Medis JEC

  09 Oct 2026

  110 Views

Share
Visual Acuity

Visual acuity adalah ukuran seberapa tajam dan jelas mata seseorang dalam melihat detail suatu objek dari jarak tertentu. Kemampuan visual ini sangat penting bagi setiap orang untuk menjalani aktivitas sehari-hari, seperti membaca tulisan dari papan, berkendara, dan kegiatan lain yang membutuhkan ketelitian.

Penurunan visual acuity dapat menyebabkan gangguan penglihatan dan menurunkan kualitas hidup. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengukur visual acuity sehingga masalah penglihatan dapat ditangani sejak dini. Artikel ini akan membahas pengertian, fungsi, dan cara mengukur visual acuity. Simak selengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Visual Acuity?

Visual acuity adalah ukuran kemampuan mata dalam melihat detail objek secara jelas dan tajam pada jarak tertentu. Hal ini mengukur seberapa baik fungsi penglihatan sentral Anda, yaitu bagian mata yang digunakan untuk fokus melihat objek lurus di depan (seperti membaca atau mengenali wajah).

Apakah Visual Acuity Perlu Diperiksa?

Visual acuity memiliki peran penting dalam menjaga kualitas penglihatan Anda sehingga perlu diperiksakan secara rutin. Oleh karena itu, visual acuity test merupakan bagian dari pemeriksaan mata menyeluruh untuk menilai kesehatan penglihatan sekaligus menentukan apakah Anda membutuhkan alat bantu seperti kacamata.

Pemeriksaan visual acuity ini dapat dilakukan untuk:

  • Mendeteksi gangguan penglihatan.
  • Membantu mengevaluasi kelainan refraksi, seperti miopia dan hipermetropia.
  • Menilai perubahan ketajaman penglihatan yang terjadi secara tiba-tiba, baik akibat cedera maupun kondisi medis tertentu.
  • Memantau hasil tindakan koreksi atau intervensi medis, seperti LASIK dan operasi katarak.

Selain itu, pemeriksaan visual acuity juga diperlukan bagi atlet atau penggiat olahraga untuk menjaga atau pun meningkatkan performa mereka saat berkompetisi. Dalam dunia olahraga, ketajaman penglihatan memainkan peran yang sangat krusial karena hampir seluruh keputusan dan tindakan refleks seorang atlet bergantung pada informasi visual yang diterima otak.

Misalnya, pada atlet baseball, seorang pemain harus mampu mengenali dan mengikuti arah bola yang bergerak sangat cepat, rata-rata mencapai 90 mph (sekitar 145 km/jam). Hal ini memerlukan ketajaman penglihatan yang tinggi agar pemain dapat menangkap bola dengan tepat.

Baca juga: Cek Mata Minus: Proses, Persiapan, dan Pentingnya untuk Kesehatan Mata

Bagaimana Cara Mengukur Visual Acuity?

Pemeriksaan visual acuity di JEC Eye Hospitals and Clinics dilakukan menggunakan alat khusus yang akan mengukur kemampuan mata melihat detail huruf, gambar, atau simbol dari jarak tertentu. Ada beberapa metode pengukuran visual acuity yang umum digunakan, yaitu Snellen chart, random E, dan pengujian khusus untuk anak-anak. Berikut masing-masing penjelasannya.

1. Snellen Chart Test

Snellen chart test adalah metode pemeriksaan standar yang paling umum digunakan untuk mengukur ketajaman penglihatan jarak jauh. Snellen chart merupakan bagan yang terdiri dari huruf atau simbol dengan ukuran yang semakin kecil pada setiap barisnya. Berikut adalah langkah-langkah visual acuity test menggunakan Snellen chart:

  1. Pasien berdiri sekitar 20 kaki (sekitar 6 meter) dari bagan.
  2. Satu mata ditutup, sementara mata lainnya digunakan untuk membaca huruf atau mengenali simbol dari ukuran terbesar hingga terkecil yang masih dapat dilihat dengan jelas.
  3. Pemeriksaan dilakukan hingga pasien tidak lagi dapat mengenali huruf atau simbol pada baris tertentu. 
  4. Setelah itu, prosedur yang sama diulangi pada mata lainnya untuk mengetahui ketajaman penglihatan masing-masing mata.

2. Random E

Random E test (atau sering disebut Tumbling E test) adalah salah satu metode pemeriksaan ketajaman penglihatan yang menggunakan satu jenis huruf saja, yaitu huruf kapital "E". 

Pada bagan tes, huruf "E" akan ditampilkan dalam berbagai ukuran yang semakin mengecil dan diputar ke berbagai arah (menghadap ke atas, bawah, kiri, atau kanan). Anda akan diminta untuk menentukan atau menunjuk ke arah mana huruf "E" tersebut menghadap.

3. Pengujian Khusus Anak-Anak

Visual acuity test pada anak-anak dirancang khusus agar sesuai dengan tingkat perkembangan, usia, dan kemampuan komunikasi mereka.

Anak usia sekolah biasanya menggunakan Snellen chart sebagai standar pemeriksaannya untuk mengenali huruf alfabet. Sementara itu, anak yang lebih muda diperiksa dengan tes yang dimodifikasi.

Lalu, bagaimana dengan anak yang belum bisa berbicara? Untuk anak berusia di bawah dua tahun yang masih belum bisa berbicara dapat menggunakan teller acuity cards, yaitu kartu dengan garis-garis hitam-putih. Dalam tes ini, dokter melihat respons mata bayi yang secara alami akan lebih tertarik melihat pola garis ketimbang bidang polos.

Baca juga: Gangguan Penglihatan pada Anak: Jenis, Gejala, dan Pentingnya Deteksi Dini

Cara Membaca Hasil Visual Acuity Test

Setelah menjalani visual acuity test, dokter biasanya akan membacakan hasil pemeriksaan kepada pasien. Hasil tes akan ditulis dalam bentuk pecahan, baik menggunakan satuan kaki (20 kaki) maupun meter (6 meter). Berikut penjelasannya:

  • Angka atas (pembilang): Menunjukkan jarak pengujian antara Anda dan papan tes.
    • 20: Berarti pengujian dilakukan dari jarak 20 kaki (standar Amerika Serikat).
    • 6: Berarti pengujian dilakukan dari jarak 6 meter (standar internasional/Indonesia).
  • Angka bawah (penyebut): Menunjukkan jarak di mana orang dengan penglihatan normal dapat membaca baris huruf yang sama.

Berikut adalah beberapa contoh hasil visual acuity test dan artinya:

Hasil Tes (Kaki)

Hasil Tes (Meter) 

Kategori Penglihatan

Penjelasan

20/20

6/6

Penglihatan normal.

Anda dapat membaca huruf pada jarak 20 kaki/6 meter yang memang seharusnya bisa dibaca orang normal dari jarak tersebut.

20/40

6/12

Penglihatan berkurang.

Anda harus berada pada jarak 20 kaki/6 meter untuk membaca huruf yang bisa dibaca oleh orang dengan kondisi normal dari jarak 40 kaki/12 meter.

20/10

6/3

Penglihatan lebih tajam dari normal.

Pada jarak 20 kaki/6 meter, Anda mampu membaca huruf kecil yang biasanya baru bisa dibaca oleh orang normal jika mendekat sampai jarak 10 kaki/3 meter.

Baca juga: Tips dan Saran untuk Menjaga Kesehatan Mata Anda dari Mata Minus

Demikian penjelasan mengenai visual acuity yang merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kualitas penglihatan mata secara menyeluruh. Untuk memastikan ketajaman penglihatan tetap optimal, disarankan untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin.

Untuk mendapatkan pemeriksaan yang berkualitas, Anda dapat mempertimbangkan Pemeriksaan Mata di JEC Eye Hospitals and Clinics. Dokter spesialis mata berpengalaman akan membantu mengevaluasi kondisi penglihatan Anda secara akurat menggunakan teknologi diagnostik modern.

Dengan begitu, berbagai masalah penglihatan dapat ditemukan lebih awal dan segera ditangani dengan tepat. Jadi jadwalkan konsultasi dengan dokter pilihan Anda untuk menjaga kesehatan mata dan kualitas penglihatan Anda tetap optimal setiap saat.

icon-doctor