Ciri Mata Kabur karena Diabetes yang Perlu Diwaspadai!

Oleh Tim Medis JEC

  30 Mar 2026

  92 Views

Share
Ciri mata kabur karena diabetes

Mata kabur atau buram sering menjadi tanda awal gangguan penglihatan pada penderita diabetes. Mengetahui ciri mata kabur karena diabetes penting agar dapat mengidentifikasi penyebabnya, apakah karena fluktuasi gula darah maupun kerusakan retina akibat komplikasi diabetes jangka panjang.

 

Dengan memahami gejala-gejalanya sejak dini, penderita dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat, seperti mengontrol gula darah dan menjalani pemeriksaan mata rutin sehingga risiko kehilangan penglihatan dapat diminimalkan. Simak informasi lengkapnya di bawah ini.

Penyebab Mata Kabur karena Diabetes

Mata kabur merupakan salah satu gejala yang sering dialami oleh penderita diabetes, dan penyebabnya bisa berbeda-beda. Secara umum, gangguan penglihatan ini muncul akibat fluktuasi gula darah maupun komplikasi diabetes jangka panjang pada mata. Berikut penjelasannya.

Fluktuasi Gula Darah

Perubahan kadar gula darah yang drastis dapat memengaruhi penglihatan untuk sementara waktu. Saat kadar gula darah tinggi (hiperglikemia), lensa mata menyerap lebih banyak cairan sehingga membengkak dan mengubah kemampuan fokus mata.

 

Kondisi ini biasanya bersifat sementara dan membaik saat gula darah kembali normal. Fluktuasi gula darah yang sering terjadi membuat penglihatan penderita diabetes tampak tidak stabil dari waktu ke waktu.

Komplikasi Diabetes pada Mata

Komplikasi diabetes jangka panjang dapat menyebabkan mata kabur yang bersifat menetap dan lebih serius. Beberapa komplikasi utama meliputi:

  • Retinopati diabetik: Ini merupakan kerusakan pembuluh darah di retina akibat gula darah tinggi yang berlangsung lama. Pembuluh darah yang bocor atau tumbuh abnormal dapat menyebabkan penglihatan kabur, munculnya bintik-bintik gelap (floaters), dan area kosong dalam pandangan atau lapang pandang menyempit.
  • Diabetic macular edema (DME): DME adalah penumpukan cairan di makula, yakni bagian retina yang berperan penting dalam menjaga ketajaman dan detail penglihatan. Kondisi ini sering memicu penglihatan kabur di bagian tengah pandangan.
  • Katarak dan glaukoma: Penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi mengalami katarak (lensa mata keruh) dan glaukoma (tekanan bola mata meningkat), yang dapat mengurangi kejernihan penglihatan.

Baca juga: Katarak Diabetik: Ciri-Ciri, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

Ciri Mata Kabur karena Diabetes

Mata kabur pada penderita diabetes bisa muncul dengan pola dan gejala yang berbeda, tergantung apakah penyebabnya karena fluktuasi gula darah atau akibat komplikasi diabetes pada mata. Berikut adalah masing-masing cirinya.

Ciri Mata Kabur karena Fluktuasi Gula Darah

Mata kabur akibat perubahan kadar gula darah biasanya bersifat sementara dan dapat berubah-ubah. Hal ini terjadi karena lensa mata ikut terpengaruh oleh kadar gula dalam tubuh. Ciri-cirinya meliputi:

  • Penglihatan kabur yang dapat membaik setelah kadar gula darah kembali normal.
  • Sulit melihat objek dekat atau jauh secara konsisten.
  • Sensasi seperti melihat melalui kaca buram atau tidak fokus secara tiba-tiba.

Kondisi ini umumnya tidak menetap, tetapi sering terjadi. Oleh karena itu, penting untuk mengontrol gula darah agar penglihatan tetap stabil.

Ciri Mata Kabur karena Komplikasi Diabetes

Jika mata kabur disebabkan oleh komplikasi diabetes pada retina, gejalanya cenderung lebih serius dan bisa berlangsung lama. Beberapa ciri yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Penglihatan kabur yang tidak membaik meskipun gula darah sudah terkontrol.
  • Muncul floaters atau bayangan di bidang pandang.
  • Adanya area kosong atau gelap dalam penglihatan.
  • Penglihatan bagian tengah menjadi buram, terutama pada kondisi diabetic macular edema (DME).
  • Kesulitan melihat pada malam hari atau dalam pencahayaan redup.

Gejala-gejala ini dapat menandakan adanya kerusakan retina yang memerlukan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.

 

Baca juga: Gangguan Lapang Pandang: Penyebab, Jenis, dan Gejalanya

Apakah Mata Kabur karena Diabetes Bisa Disembuhkan?

Penglihatan kabur pada penderita diabetes dapat membaik atau tidak tergantung dari penyakit yang mendasarinya. Bila penyebabnya adalah fluktuasi gula darah, mata kabur bisa membaik dengan sendirinya jika kadar gula darah yang tidak stabil berhasil dikontrol kembali.

 

Namun, bila penglihatan kabur karena kondisi tertentu, seperti adanya retinopati diabetik, biasanya diperlukan penanganan khusus, seperti terapi laser untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

 

Oleh karena itu, penting untuk memeriksakan diri ke dokter mata. Dengan pemeriksaan yang tepat, dokter dapat mengetahui penyebab pastinya dan menentukan pengobatan yang sesuai dengan kondisi mata Anda.

Kapan Perlu ke Dokter?

Untuk membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai cara menyembuhkan mata kabur karena diabetes. Umumnya, hal ini meliputi menjalani pola makan sehat, rutin berolahraga, serta menjaga kadar kolesterol dan tekanan darah tetap dalam batas normal.

 

Jika penglihatan tiba-tiba menjadi kabur atau semakin memburuk, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter mata. Kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya gangguan mata yang lebih serius dan memerlukan penanganan secepatnya.

 

Terkait pemeriksaan mata, ada beberapa anjuran yang perlu diperhatikan oleh penderita diabetes, yakni:

  • Orang dewasa dengan diabetes tipe 1 disarankan menjalani pemeriksaan mata dalam waktu 5 tahun setelah diagnosis.
  • Orang dewasa dengan diabetes tipe 2 sebaiknya segera melakukan pemeriksaan mata setelah mengetahui dirinya mengidap diabetes.
  • Wanita dengan diabetes yang sedang hamil atau merencanakan kehamilan dianjurkan untuk segera memeriksakan kondisi matanya.

Demikian penjelasan mengenai ciri mata kabur karena diabetes yang perlu diketahui. Gejala ini dapat bersifat sementara akibat perubahan kadar gula darah, tetapi juga bisa menjadi tanda adanya komplikasi serius pada mata.

 

Oleh karena itu, penting untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil dan melakukan pemeriksaan mata secara rutin. Jika Anda mengalami penglihatan kabur yang tidak kunjung membaik atau semakin memburuk, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang sesuai.

 

Melalui layanan Diabetes Education & Care di JEC Eye Hospitals and Clinics, Anda dapat memperoleh pemeriksaan mata yang komprehensif dan edukasi pengelolaan diabetes untuk mencegah komplikasi. Penanganan yang tepat dapat membantu menjaga kualitas penglihatan sehingga Anda dapat beraktivitas dengan lebih nyaman.

 

Baca juga: Mata Buram Sebelah: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

icon-doctor