Mata Terkena Sinar Las? Ini Cara Mengatasinya Secara Tepat

Oleh Tim Medis JEC

  28 Apr 2026

  52 Views

Share
mata terkena sinar las

Paparan sinar las dapat berdampak langsung pada kesehatan mata, terutama jika Anda tidak mengenakan perlindungan yang memadai. Kondisi ini sering menimbulkan rasa perih, silau, hingga gangguan penglihatan sementara yang cukup mengganggu aktivitas.

Meski terlihat sepele, kondisi mata terkena sinar las tidak boleh diabaikan. Anda perlu memahami cara tepat untuk menanganinya agar keluhan tidak semakin parah dan mata dapat pulih. Untuk informasi selengkapnya, simak penjelasannya pada artikel ini.

Apa yang Terjadi Jika Mata Terkena Sinar Las?

Mata yang terpapar sinar las secara intens dapat menyebabkan terjadinya arc eye atau fotokeratitis. Fotokeratitis adalah kondisi peradangan pada kornea akibat paparan berlebihan terhadap sinar ultraviolet (UV).

Secara sederhana, kondisi ini mirip dengan kulit yang terbakar matahari, tetapi terjadi pada mata. Saat kornea terpapar tanpa perlindungan, sel-sel di permukaannya bisa mengalami kerusakan sehingga memicu rasa nyeri dan ketidaknyamanan pada mata.

Walaupun terdengar mengkhawatirkan, fotokeratitis umumnya dapat membaik dalam waktu 1–2 hari karena kornea memiliki kemampuan untuk memperbaiki dirinya sendiri.

Meski demikian, Anda tetap perlu berhati-hati karena jika kondisi ini tidak ditangani dengan tepat, risiko komplikasi seperti infeksi pada mata pun dapat meningkat. Pada kondisi yang lebih serius, hal ini bahkan bisa berdampak pada kualitas penglihatan Anda.

Bagaimana Sinar Las Menyebabkan Gangguan Mata?

Sinar las menghasilkan cahaya dengan intensitas sangat tinggi yang mengandung radiasi ultraviolet (UV), cahaya tampak yang sangat terang, serta radiasi inframerah. Saat mata terpapar langsung tanpa perlindungan, bagian yang paling rentan terdampak adalah kornea.

Paparan UV dari sinar las dapat merusak sel-sel di permukaan kornea, khususnya pada lapisan terluarnya yang disebut epitel. Kerusakan ini tidak selalu langsung terasa. Biasanya, beberapa jam setelah terpapar, sel-sel yang rusak mulai terlepas dan memicu peradangan pada kornea. Inilah yang kemudian dikenal sebagai fotokeratitis atau arc eye.

Saat proses ini terjadi, saraf di bagian kornea menjadi lebih sensitif karena lapisan pelindungnya terganggu. Inilah yang menyebabkan mata terasa sangat perih, seperti terbakar, disertai sensasi berpasir, mata merah, berair, dan silau terhadap cahaya. Pada beberapa kasus, penglihatan juga bisa menjadi kabur sementara karena permukaan kornea yang terganggu.

Baca juga: Mata Merah Setelah Berenang? Ini Sebab dan Cara Mengatasinya

Gejala Fotokeratitis akibat Mata Terkena Sinar Las

Paparan sinar las tidak selalu langsung menimbulkan keluhan. Namun, dalam beberapa jam setelahnya, Anda bisa mulai merasakan berbagai gejala yang menandakan adanya iritasi atau kerusakan pada kornea. Berikut beberapa gejala mata terkena sinar las yang umum terjadi:

  • Mata merah.
  • Mata terasa perih atau nyeri.
  • Sensitif terhadap cahaya (fotofobia).
  • Mata berair berlebihan.
  • Penglihatan kabur sementara.
  • Sensasi seperti ada pasir atau benda asing di dalam mata.

Cara Mengobati Mata Terkena Sinar Las

Mata terkena sinar las dapat menyebabkan iritasi pada kornea yang ditandai dengan rasa perih, silau, dan mata berair. Untuk membantu meredakan keluhan dan mempercepat pemulihan, berikut beberapa cara menyembuhkan mata terkena sinar las yang bisa Anda lakukan:

  • Teteskan obat tetes mata pelumas untuk menjaga kelembapan dan mengurangi iritasi.
  • Gunakan kompres dingin untuk membantu meredakan nyeri dan peradangan.
  • Gunakan kacamata hitam untuk mengurangi silau saat beraktivitas.
  • Segera periksakan ke dokter jika gejala tidak membaik dalam 1–2 hari.

Untuk kasus dengan keluhan nyeri yang cukup mengganggu, dokter dapat memberikan obat pereda nyeri (analgesik) serta, pada kondisi tertentu, tetes mata antibiotik untuk mencegah infeksi sekunder.

Baca juga: Kenali 12 Penyebab Mata Perih dan Cara Mengatasinya

Cara Mencegah Mata Terkena Sinar Las

Mengingat kuatnya sinar yang dihasilkan saat proses pengelasan, penting bagi Anda untuk melakukan langkah pencegahan agar mata tidak mengalami iritasi atau kerusakan. Berikut beberapa cara mencegah mata terkena sinar las yang bisa Anda terapkan:

1. Gunakan Helm Las atau Kacamata Pelindung Khusus

Saat mengelas, penting untuk selalu menggunakan helm las atau kacamata safety yang dilengkapi filter UV sesuai standar. Peralatan ini dirancang khusus untuk menyaring radiasi berbahaya dari sinar las sehingga tidak langsung mengenai mata.

2. Gunakan Pelindung Tambahan di Lingkungan Kerja

Di area kerja dengan risiko paparan tinggi, seperti bengkel atau laboratorium, penggunaan pelindung wajah (face shield) sangat disarankan sebagai perlindungan tambahan. Alat ini membantu melindungi tidak hanya mata, tetapi juga seluruh area wajah dari paparan sinar UV, percikan, maupun partikel berbahaya lainnya.

3. Hindari Melihat Langsung Sinar Las

Jika Anda tidak sedang mengelas, sebaiknya tetap menjauh dan tidak melihat langsung ke arah sinar las tanpa pelindung. Meskipun hanya sebentar, paparan tersebut tetap dapat memberikan efek pada mata karena intensitas sinar las yang sangat tinggi. 

Pasien disarankan segera memeriksakan diri jika mengalami nyeri hebat, penurunan penglihatan, atau keluhan yang tidak membaik dalam 48 jam, karena hal ini dapat menandakan kondisi yang lebih serius dan memerlukan evaluasi lebih lanjut oleh dokter.

Demikian penjelasan mengenai penyebab hingga cara mengatasi mata terkena sinar las. Meski kondisi ini umumnya dapat membaik dengan sendirinya, Anda tetap perlu waspada, apalagi jika keluhan tidak kunjung reda atau disertai gejala lain seperti nyeri hebat dan penurunan penglihatan.

Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis mata untuk memastikan kondisi mata terpantau dengan baik dan mendapatkan penanganan yang sesuai. Jika diperlukan, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan guna memastikan tidak ada kerusakan lebih serius pada jaringan mata.

Untuk penanganan yang lebih komprehensif, Anda dapat mempercayakan kesehatan mata kepada JEC Eye Hospitals and Clinics melalui layanan Trauma Oftalmik. Layanan ini dirancang khusus untuk menangani berbagai kasus cedera mata, termasuk akibat paparan sinar las.

Seluruh proses pemeriksaan dan penanganan di JEC Eye Hospitals and Clinics dilakukan oleh dokter spesialis mata berpengalaman serta didukung teknologi medis modern sehingga setiap pasien mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kondisinya.

Baca juga: Mata Terkena Cairan Kimia: Gejala, Risiko, dan Penanganannya

icon-doctor