5 Buah yang Bagus untuk Mata Katarak, Apa Saja Itu?>
Seiring bertambahnya usia, risiko katarak dapat meningkat dan menyebabkan penglihatan menjadi buram hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Selain pemeriksaan mata rutin, pola makan bergizi juga berperan dalam menjaga kesehatan mata Anda.
Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengonsumsi buah yang baik untuk mata katarak sebagai bagian dari pola makan sehat. Lantas, buah apa saja yang baik dikonsumsi dan benarkah dapat membantu mengatasi katarak? Simak penjelasan selengkapnya dalam artikel ini.
Apakah Konsumsi Buah Bisa Menyembuhkan Katarak?
Hingga saat ini, belum ada buah atau makanan tertentu yang terbukti dapat menghilangkan katarak yang sudah terbentuk. Satu-satunya penanganan yang efektif untuk mengatasi katarak adalah melalui prosedur operasi, yaitu mengganti lensa mata yang keruh dengan lensa buatan.
Meski demikian, bukan berarti konsumsi buah tidak bermanfaat bagi kesehatan mata. Buah-buahan yang kaya vitamin, mineral, dan antioksidan dapat membantu menjaga kesehatan mata secara menyeluruh serta melindungi sel-sel mata dari kerusakan akibat radikal bebas.
Pola makan sehat yang mencakup konsumsi buah dan sayur secara rutin juga berpotensi membantu menurunkan risiko katarak atau memperlambat perkembangannya.
Buah yang Bagus untuk Mata Katarak
Beragam buah untuk mata katarak mengandung vitamin dan antioksidan yang berperan dalam menjaga kesehatan mata. Walaupun tidak dapat menghilangkan katarak yang sudah terbentuk, konsumsi buah secara rutin dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi yang mendukung kesehatan mata sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Berikut beberapa pilihan buah yang dapat Anda konsumsi untuk membantu menjaga kesehatan mata dan berpotensi menurunkan risiko katarak:
1. Apel
Salah satu buah yang bagus untuk mata katarak adalah apel. Apel merupakan salah satu buah yang kaya akan nutrisi penting untuk kesehatan mata, seperti vitamin C, quercetin, flavonoid, dan polifenol. Berbagai kandungan tersebut bekerja sebagai antioksidan yang membantu melindungi lensa mata dari kerusakan akibat radikal bebas serta mendukung kesehatan jaringan mata.
Tak hanya kaya akan antioksidan, apel juga dikaitkan dengan manfaat bagi kesehatan mata. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi apel sebanyak 7 porsi atau lebih per minggu berkaitan dengan penurunan risiko katarak.
2. Pir
Studi kohort berskala besar dari UK Biobank yang diterbitkan dalam jurnal Eye (2023) menemukan bahwa orang yang mengonsumsi apel dan pir lebih dari 7 porsi per minggu memiliki risiko mengalami katarak yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsinya kurang dari 3,5 porsi per minggu.
Selain berpotensi membantu memperlambat perkembangan beberapa penyakit mata, seperti katarak dan degenerasi makula, pir juga memiliki berbagai manfaat bagi tubuh. Contohnya, dapat membantu menjaga kesehatan jantung serta mengurangi risiko diabetes.
Baca juga: 10 Pilihan Makanan untuk Kesehatan Mata Anda agar Tetap Jernih
3. Anggur
Selain apel dan pir, anggur juga dapat menjadi pilihan buah untuk membantu menjaga kesehatan mata. Buah ini mengandung vitamin C, vitamin K, serta berbagai polifenol, seperti resveratrol, quercetin, katekin, dan antosianin, yang berperan sebagai antioksidan dan antiinflamasi.
Berbagai senyawa dalam anggur tersebut berperan dalam membantu melindungi sel-sel mata dari kerusakan akibat stres oksidatif yang berkaitan dengan proses penuaan mata.
Sebuah tinjauan ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal Antioxidants (2024) menunjukkan bahwa polifenol dalam anggur berpotensi mendukung kesehatan mata dan membantu melindungi mata dari berbagai kondisi, seperti degenerasi makula terkait usia, uveitis, katarak, mata merah, dan retinopati diabetik.
4. Kiwi
Kiwi merupakan salah satu buah yang kaya akan vitamin C, bahkan termasuk buah dengan kandungan vitamin C tertinggi di antara buah-buahan yang umum Anda konsumsi.
Vitamin C dalam kiwi berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi lensa mata dari kerusakan akibat radikal bebas. Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa kadar vitamin C yang lebih tinggi dalam tubuh dikaitkan dengan risiko katarak yang lebih rendah.
Selain kaya vitamin C, kiwi berdaging kuning (golden kiwi) juga dikenal tinggi nutrisi karena mengandung lebih dari 20 jenis vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan.
5. Labu
Labu merupakan sumber vitamin A dan vitamin E yang baik untuk mendukung kesehatan mata. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan yang kaya akan kedua vitamin tersebut dikaitkan dengan risiko katarak yang lebih rendah.
Bahkan, satu porsi labu dapat memenuhi sekitar 10% kebutuhan harian vitamin E dan lebih dari 300% kebutuhan harian vitamin A Anda.
Agar manfaatnya lebih optimal, Anda dapat mengonsumsi labu dalam berbagai olahan, seperti sup, bubur, oatmeal, smoothie, atau sebagai campuran kue dan hidangan lainnya.
Mengolah labu menjadi menu sehari-hari dapat menjadi cara praktis untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi yang mendukung kesehatan mata Anda.
Baca juga: Inilah 5 Makanan yang Sebaiknya Dibatasi setelah Operasi Katarak
Faktor Lain yang Menurunkan Risiko Katarak
Selain mengonsumsi buah-buahan yang kaya nutrisi, Anda juga dapat menerapkan beberapa kebiasaan berikut untuk membantu menjaga kesehatan mata dan menurunkan risiko katarak:
- Membatasi konsumsi alkohol.
- Berhenti merokok atau menghindari paparan asap rokok.
- Melakukan pemeriksaan mata secara berkala.
- Menggunakan kacamata hitam saat beraktivitas di luar ruangan.
- Menjaga berat badan ideal melalui pola makan sehat dan aktivitas fisik secara rutin.
Demikian penjelasan mengenai buah yang bagus untuk mata katarak. Sekali lagi, perlu dipahami bahwa tidak ada satu pun buah yang dapat menyembuhkan katarak yang sudah terbentuk.
Akan tetapi, kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan pada beberapa buah di atas dapat menjadi bagian dari pola makan sehat yang membantu menjaga kesehatan mata dan berpotensi menurunkan risiko katarak.
Selain itu, upaya menjaga kesehatan mata juga perlu disertai dengan gaya hidup sehat, seperti tidak merokok, mengontrol penyakit kronis, serta melindungi mata dari paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan.
Apabila Anda mulai mengalami gejala yang mengarah pada katarak, seperti penglihatan buram, lebih sensitif terhadap cahaya, kesulitan melihat pada malam hari, atau sering mengganti resep kacamata, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis mata. Pemeriksaan sejak dini dapat membantu menentukan tingkat keparahan katarak serta penanganan yang paling sesuai dengan kondisi Anda.
Untuk penanganan katarak yang komprehensif, Anda dapat mempercayakannya kepada layanan Katarak di JEC Eye Hospitals and Clinics. Sebagai rumah sakit mata terkemuka, JEC Eye Hospitals and Clinics didukung oleh dokter spesialis mata berpengalaman dalam menangani berbagai kasus katarak.
Layanan katarak JEC menggunakan teknologi femtosecond laser yang presisi dan efisien, serta menyediakan beragam pilihan lensa tanam (intraocular lens/IOL) yang dapat disesuaikan dengan kondisi mata dan kebutuhan visual masing-masing pasien.
Baca juga: Apakah Wortel Bisa Mengurangi Mata Minus? Ini Jawabannya!


ENG