Kedutan Mata Kanan Atas: Penyebab, Arti, & Cara Mengatasinya Menurut Medis

Ditinjau oleh Dr. Valenchia, SpM, ChM
Oleh Tim Medis JEC

  15 Dec 2025

  2,193 Views

Share
arti mata kanan atas kedutan

Kedutan mata kanan atas merupakan kondisi yang cukup umum dialami banyak orang. Dalam masyarakat, kedutan ini sering dikaitkan dengan berbagai mitos, termasuk arti mata kanan atas kedutan menurut kepercayaan tertentu.

 

Namun, secara medis, kedutan mata kanan atas terjadi akibat kontraksi otot kelopak mata yang tidak disengaja. Umumnya bersifat ringan dan sementara, tetapi pada kondisi tertentu dapat menjadi tanda gangguan saraf atau kesehatan mata yang perlu diperiksakan.

 

Lalu, apa sebenarnya penyebab kedutan mata kanan atas menurut medis? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Penyebab dan Arti Mata Berkedut Sebelah Kanan

Kedutan pada mata kanan atas tidak muncul tanpa alasan. Dalam dunia medis, kondisi ini memiliki beragam arti yang berkaitan langsung dengan kesehatan mata maupun saraf. 

 

Beberapa di antaranya tergolong ringan dan bisa hilang dengan sendirinya, tetapi ada juga yang menandakan gangguan lebih serius. Berikut beberapa arti mata kanan atas kedutan yang perlu diperhatikan:

1. Mata Kering dan Tegang

Kedutan pada mata kanan atas umumnya berkaitan dengan mata kering dan tegang, terutama setelah lama menatap layar laptop, televisi, atau ponsel. Kondisi ini bisa membuat penglihatan terasa tidak nyaman. 

 

Meski sering dianggap ringan, kedutan mata juga dapat menjadi tanda awal gangguan pergerakan yang lebih serius bila terjadi terus-menerus.

2. Stres Berlebihan

Stres emosional maupun fisik dapat memicu kedutan pada mata kanan atas. Hormon stres seperti adrenalin dapat membuat otot-otot kecil di sekitar mata berkontraksi tanpa disadari. Untuk mengatasinya, cobalah melakukan teknik relaksasi seperti meditasi atau yoga.

 

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Mata Sebelah Kiri Atas Kedutan, Yuk Simak!

3. Computer Vision Syndrome

Computer vision syndrome bisa menjadi penyebab kedutan pada mata kanan atas. Kondisi ini muncul ketika Anda terlalu lama menatap layar, baik smartphone maupun komputer. Selain kedutan, mata juga bisa terasa kering dan penglihatan menjadi kabur.

4. Hemifacial Spasm

Jika mata berkedut sebelah kanan terus-menerus, bisa jadi disebabkan oleh hemifacial spasm, yaitu gangguan pada saraf wajah yang menyebabkan otot-otot di satu sisi wajah berkedut tanpa bisa dikendalikan. Kondisi ini membutuhkan pemeriksaan dokter spesialis saraf mata.

5. Blefarospasme

Blefarospasme adalah kondisi yang membuat mata sering berkedut, bisa di kanan, kiri, atau bahkan keduanya. Penyebab pastinya belum jelas, tapi diduga ada kaitannya dengan gangguan di otak yang berhubungan dengan saraf pada kelopak mata.

6. Pola Makan Tidak Sehat

Pola makan yang tidak sehat dapat membuat tubuh kekurangan nutrisi, seperti magnesium, yang berhubungan dengan risiko kedutan pada mata. 

 

Konsumsi kafein berlebihan juga bisa memicu hal yang sama. Untuk mencegahnya, perbanyak makanan bergizi atau tambahkan suplemen dan vitamin agar kesehatan tubuh tetap terjaga.

7. Kejang Otot (Myokymia)

Myokymia adalah kontraksi otot kecil di area kelopak mata yang menyebabkan mata berkedut sebelah kanan bawah atau atas. Biasanya, kondisi ini tidak berbahaya dan bisa hilang sendiri setelah tubuh beristirahat cukup.

8. Bell’s Palsy

Bell’s palsy menyebabkan kelemahan atau kelumpuhan otot di satu sisi wajah. Gejalanya dapat disertai kedutan mata kanan atas, sulit menutup mata, dan perubahan ekspresi wajah.

9. Dystonia

Dystonia merupakan gangguan saraf yang membuat otot bergerak tanpa kendali dan bisa menimbulkan rasa nyeri. Kondisi ini ditandai dengan kram, kejang, getaran pada tubuh, perubahan postur.

 

Kedutan pada mata, termasuk di bagian mata kanan atas, lebih jarang mengindikasikan dystonia. Namun, jika terjadi, biasanya melibatkan pola yang lebih luas.

 

Baca juga: 9 Cara Menghilangkan Kerutan di Bawah Mata yang Efektif

10. Penyakit Parkinson dan Multiple Sclerosis

Pada kasus yang lebih serius, mata berkedut sebelah kanan bisa menjadi tanda awal dari gangguan saraf seperti Parkinson atau Multiple Sclerosis (MS). Kedutan biasanya disertai tremor, kesulitan bergerak, atau gangguan penglihatan.

11. Glaukoma

Glaukoma terjadi ketika tekanan di dalam mata meningkat dan akhirnya merusak saraf optik. Baik glaukoma sudut terbuka maupun sudut tertutup bisa menimbulkan penurunan penglihatan sisi tepi. 

 

Selain itu, kondisi ini juga sering disertai rasa nyeri di mata hingga berkurangnya penglihatan dari sisi samping yang mungkin disertai dengan kedutan pada mata kanan bagian atas.

Cara Mengatasi Kedutan Mata Kanan Atas

Mata kanan atas yang berkedut memang biasanya tidak berbahaya, tapi bisa cukup mengganggu kalau terjadi berulang. 

 

Untuk membantu meredakannya, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dicoba di rumah. Beberapa cara yang bisa Anda coba untuk meredakan kedutan mata kanan atas, yaitu:

 

  • Kompres mata dengan handuk hangat sebelum tidur selama 10–15 menit agar otot mata lebih rileks dan tidak mudah berkedut.
  • Gunakan obat tetes pelembap jika kedutan disebabkan oleh mata kering.
  • Kurangi konsumsi kafein dan alkohol.
  • Tidur cukup, sekitar 7–9 jam setiap hari.
  • Perbanyak makanan bergizi seimbang untuk menjaga kesehatan tubuh.
  • Pastikan tubuh mendapat cukup magnesium agar saraf tetap sehat.

Jika mata berkedut sebelah kanan tidak kunjung hilang setelah beberapa hari, segera konsultasikan dengan dokter spesialis mata untuk pemeriksaan lanjutan.

 

Mata berkedut sebelah kanan bisa terjadi karena faktor ringan seperti stres, kurang tidur, atau mata tegang. Namun, jika berlangsung lama atau disertai gejala lain, sebaiknya segera periksa ke dokter.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun sebagian besar kedutan mata tergolong ringan, kondisi ini perlu diwaspadai bila:

  • Kedutan berlangsung lebih dari satu minggu.
  • Disertai nyeri, pembengkakan, atau gangguan penglihatan.
  • Terjadi di satu sisi wajah secara terus-menerus.
  • Dibarengi gejala neurologis seperti lemas atau kesemutan.

Untuk itulah, JEC Eye Hospitals and Clinics menghadirkan layanan Neuro-Oftalmologi yang fokus pada masalah saraf mata. Dengan dukungan teknologi diagnostik terkini dan dokter spesialis berpengalaman, setiap pasien mendapatkan pemeriksaan menyeluruh dan penanganan sesuai kebutuhan.

 

Konsultasikan kondisi Anda dengan dokter spesialis di JEC Eye Hospitals and Clinics untuk mendapatkan pemeriksaan yang tepat. Tidak hanya membantu memahami penyebab keluhan mata, JEC Eye Hospitals and Clinics juga memberikan solusi untuk menjaga kesehatan mata Anda tetap terjaga.

 

 

Baca juga: Ini Penyebab Mata Berair (Epifora) dan Cara Mengatasinya

icon-doctor