Mohon Tunggu ..

JEC Bersama Gerakan Matahati, LEBJ, dan Lions Club Indonesia Gelar Operasi Katarak Gratis Untuk 101 Pasien

  09 Oct 2026

  41 Views

Share
Operasi Katarak Gratis Untuk 101 Pasien

JEC Eye Hospitals and Clinics (JEC) bersama Lions Eye Bank Jakarta (LEBJ), Gerakan Matahati, dan Lions Club Indonesia menyelenggarakan program operasi katarak gratis bagi 101 pasien. Berlangsung pada Oktober hingga Desember 2026, program ini merupakan bagian dari peringatan World Sight Day 2026 sekaligus bentuk penghormatan atas 101 tahun perjalanan almarhum Pandji Wisaksana, pendiri Gerakan Matahati.

Program ini diawali dengan seremoni kick-off di RS Mata JEC @ Kedoya, Jakarta, pada 8 Oktober 2026. Melalui kolaborasi ini, JEC dan LEBJ bersama para mitra berupaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan mata, khususnya penanganan katarak yang aman dan sesuai indikasi medis.

JEC dan LEBJ Berkolaborasi Memperluas Akses Operasi Katarak


Katarak masih menjadi salah satu tantangan kesehatan mata yang membutuhkan perhatian. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI yang dikutip dalam siaran pers program, sekitar 600.000–650.000 kasus kebutaan akibat katarak tercatat sepanjang 2025. Katarak juga menjadi penyebab utama kebutaan pada penduduk berusia di atas 50 tahun.

Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya akses terhadap pemeriksaan mata dan penanganan katarak yang tepat. Melalui jaringan layanan kesehatan mata JEC di berbagai wilayah Indonesia, program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses terhadap tindakan medis yang dibutuhkan.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 101 pasien akan menjalani rangkaian pelayanan yang terkoordinasi, mulai dari penjaringan calon penerima manfaat, skrining dan pemeriksaan mata, tindakan operasi berdasarkan indikasi medis, hingga pemantauan pascaoperasi.

Program ini juga mendukung target Gerakan Matahati untuk menghadirkan 1.010 operasi katarak gratis bagi masyarakat hingga akhir 2026.

Operasi Katarak Dilaksanakan di 16 Lokasi Jaringan JEC


Untuk menjangkau masyarakat di berbagai wilayah, program operasi katarak gratis ini dilaksanakan di 16 lokasi jaringan JEC, meliputi:

Jabodetabek:

  • JEC @ Menteng
  • JEC @ Kedoya
  • JEC Primasana @ Tanjung Priok
  • JEC @ Cibubur
  • JEC @ Tambora
  • JEC @ Cinere
  • JEC @ Bekasi
  • JEC @ Tangerang

 

Jawa Tengah dan Jawa Timur:

  • JEC JAVA @ Kediri
  • JEC JAVA @ Surabaya
  • JEC JAVA @ Pasuruan
  • JEC CANDI @ Semarang
  • JEC ANWARI @ Purwokerto

 

Bali dan Sulawesi

  • JEC BALI @ Denpasar
  • JEC ORBITA @ Kendari
  • JEC ORBITA @ Makassar

Melalui cakupan tersebut, program menjangkau masyarakat di Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, hingga Sulawesi. Jaringan layanan JEC menjadi salah satu faktor penting dalam mendekatkan pelayanan kesehatan mata kepada masyarakat di berbagai daerah.

Standar Pelayanan Medis JEC Tetap Menjadi Prioritas


Dalam program ini, JEC mendukung pelaksanaan layanan medis melalui penyediaan dokter spesialis mata, perawat dan tenaga kesehatan, fasilitas pemeriksaan, serta ruang operasi. Bersama LEBJ dan mitra program lainnya, kolaborasi ini menggabungkan dukungan sosial dengan pelayanan medis yang terkoordinasi.

Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiarjo, SpM(K), PhD, Senior Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC Eye Hospitals and Clinics, menyampaikan bahwa jaringan JEC di berbagai wilayah Indonesia berperan penting dalam mendekatkan layanan kesehatan mata kepada masyarakat.

Menurutnya, perluasan akses layanan juga diwujudkan melalui program sosial yang berkelanjutan. Hingga saat ini, JEC Group telah melakukan lebih dari 40.000 operasi katarak tanpa biaya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Komitmen tersebut menunjukkan bahwa upaya memperluas akses kesehatan mata perlu berjalan beriringan dengan konsistensi kualitas pelayanan di seluruh jaringan JEC.

Pasien Program Sosial Mendapatkan Standar Klinis yang Sama


JEC memastikan bahwa pasien yang mengikuti program operasi katarak gratis tetap mendapatkan pelayanan sesuai standar klinis yang berlaku.

DR. Dr. Setiyo Budi Riyanto, SpM(K), Direktur RS Mata JEC @ Kedoya sekaligus Ketua Katarak dan Bedah Refraktif JEC Group, menegaskan bahwa setiap pasien menjalani pemeriksaan komprehensif dan penentuan tindakan berdasarkan indikasi medis.

Rangkaian pelayanan mencakup pemeriksaan mata, evaluasi kondisi katarak, penentuan tindakan, operasi oleh dokter spesialis mata, penggunaan teknologi serta lensa tanam intraokular (intraocular lens/IOL) sesuai kebutuhan pasien, dan pemantauan pascaoperasi.

Pendekatan ini menegaskan komitmen JEC untuk menjaga mutu pelayanan, keselamatan pasien, dan konsistensi standar klinis, termasuk dalam pelaksanaan program sosial.

World Sight Day 2026: Pentingnya Mengenali Gejala Katarak


Program ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata. World Sight Day 2026 mengusung tema “Love Your Eyes”, yang mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan penglihatan dan melakukan pemeriksaan ketika mulai mengalami keluhan.

Perubahan penglihatan, seperti pandangan yang semakin kabur atau kesulitan melihat dengan jelas, tidak sebaiknya dianggap sebagai bagian normal dari pertambahan usia tanpa pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan mata membantu dokter mengevaluasi kondisi mata dan menentukan penanganan yang sesuai.

Dr. Sharita R. Siregar, SpM(K), Kepala Lions Eye Bank Jakarta (LEBJ) sekaligus Dokter Spesialis Mata JEC Eye Hospitals and Clinics, menekankan pentingnya pemeriksaan mata sejak munculnya perubahan penglihatan.

Melalui sinergi JEC dan LEBJ dalam program ini, upaya memperluas akses penanganan katarak juga diharapkan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan mata.

Kolaborasi JEC, LEBJ, dan Gerakan Matahati untuk Dampak Sosial Berkelanjutan


Gerakan Matahati merupakan gerakan kemanusiaan di bidang sosial kesehatan mata yang diprakarsai oleh almarhum Pandji Wisaksana dan diresmikan pada 2008. Sejak awal, gerakan ini menghimpun dukungan mitra, donatur, dan tenaga medis untuk membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan gangguan penglihatan.

Hingga saat ini, Gerakan Matahati telah membantu memfasilitasi 27.500 operasi katarak tanpa biaya. Sementara itu, JEC Group telah melakukan lebih dari 40.000 operasi katarak tanpa biaya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Program operasi katarak gratis bagi 101 pasien ini melanjutkan upaya memperluas akses terhadap layanan kesehatan mata sekaligus menjadi bentuk penghormatan atas 101 tahun perjalanan Pandji Wisaksana. Rangkaian pelayanan ditargetkan selesai pada Desember 2026.

Melalui kolaborasi JEC, LEBJ, Gerakan Matahati, dan Lions Club Indonesia, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat kesadaran akan pentingnya pemeriksaan dan penanganan katarak secara tepat.

JEC mengajak masyarakat untuk tidak mengabaikan perubahan penglihatan dan melakukan pemeriksaan mata apabila mulai mengalami keluhan. Deteksi dan penanganan yang tepat membantu dokter menentukan perawatan sesuai kondisi setiap pasien.

icon-doctor